Prodi Saje Gelar JLPT, 1.620 Peserta Ikut Uji Kemampuan Bahasa Jepang
WAWASANPROKLAMATOR,- The Japan Foundation bersama dengan Program Studi Sastra Jepang (Saje) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Bung Hatta kembali menyelenggarakan Ujian Kemampuan Bahasa Jepang atau Japanese Language Proficiency Test (JLPT). Ujian ini dilaksanakan di Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Minggu (07/12/2025).
Ujian JLPT merupakan tes resmi internasional yang diselenggarakan secara serentak di seluruh dunia untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang bagi penutur non-asli. Ujian kemampuan Bahasa Jepang ini diadakan dua kali dalam satu tahun, yakni pada Juli dan Desember.
Ketua JLPT Administration Committee di Padang Amril, SS, M.Si, menjelaskan, pada periode Desember 2025 diikuti oleh 1.620 peserta yang berasal dari berbagai kalangan pembelajar bahasa Jepang yang terdiri dari mahasiswa, siswa SMA/SMK, dan peserta umum. Ia menambahkan, ujian ini memiliki lima tingkatan tes, mulai dari yang terendah hingga tertinggi yaitu, Nihongo 5 (N5), N4, N3, N2 dan N1.
“Sebagai lembaga pendidikan pelopor pembelajaran Bahasa Jepang di Sumatera Barat (Sumbar), Universitas Bung Hatta diberi kepercayaan sebagai panitia pelaksana JLPT wilayah Sumbar dan Tengah sejak 2002. Kita terus menjaga hubungan baik dengan The Japan Foundation dengan selalu ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan baik di tingkat regional maupun nasional”, jelasnya.
Khairunisa Fadillah, mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Negeri Riau, menuturkan, ia mengikuti JLPT untuk syarat mengikuti beasiswa ke Jepang. Ini merupakan pertama kalinya ia mengikuti ujian JLPT dan menurutnya ujian kali ini tidak terlalu susah.
“Saat ini saya mengikuti JLPT level N4 sebagai upaya meningkatkan kemampuan bahasa Jepang saya. Pesan saya untuk peserta berikutnya perbanyak belajar, karena bahasa jepang akan mudah jika ditekuni,” tuturnya.
Muhammad Sobri, mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang, Universitas Negeri Padang, ia menjelaskan telah melakukan persiapan selama 3 bulan sebelum ujian. Menurutnya, JLPT tidak begitu sulit jika betul-betul belajar.
“Pesan saya untuk kedepan nya perbanyak mengerjakan latihan soal di tahun sebelumnya. Kalau bisa digambarkan dengan satu kata JLPT hari ini gacor,” tambahnya.
Cawan WP: Sabrina Nurul Aqilah
Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

