BeritaSeputar Kampus

515 Wisuda ke-85 Universitas Bung Hatta Resmi Dikukuhkan: Cetak Lulusan Unggul Berdaya Saing Era Digital

WAWASANPROKLAMATOR,- Universitas Bung Hatta kembali mencetak generasi intelektual melalui Wisuda Akademik ke-85. Menandai berakhirnya masa studi pada jenjang Perguruan Tinggi. Momentum ini dilaksanakan di Bung Hatta Convention Hall (BHCH), Kampus Proklamator I, Universitas Bung Hatta, Sabtu (25/04/2026).

Prosesi wisuda ini diikuti oleh wisudawan/ti dari tujuh fakultas diantaranya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 33 orang, Fakultas Hukum (FH) sebanyak 134 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 147 orang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 12 orang, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) 52 orang, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) 3 orang dan Fakultas Teknologi Industri (FTI) 134 orang, dengan total 515 orang wisudawan/ti.

Prof. Diana Kartika, Rektor Universitas Bung Hatta, menyampaikan, Universitas terus bertransformasi menjadi lembaga yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing melalui penguatan digital dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menegaskan, bahwa instansi tersebut turut melakukan penyesuaian SDM terhadap kebutuhan dunia kerja pada skala nasional maupun internasional.

“Harapan saya, para lulusan mampu bersaing dalam dunia kerja maupun sebagai wirausahawan. Prosesi wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan pijakan baru menuju tahap kehidupan berikutnya,” jelasnya.

Eri Suryadi, SP, Ketua Tim Pendidik dan Tenaga Kependidikan LLDIKTI Wilayah X, berpesan, agar para lulusan mampu mengubah pandangan dari mencari pekerjaan menjadi menciptakan peluang kerja. Ia berharap para wisudawan/ti para lulusan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat dan meraih kesuksesan di berbagai bidang.

“Selepas tamat para lulusan mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal berkontribusi di lingkungan masyarakat. Jangan takut memulai, karena langkah kecil hari ini lebih berdampak daripada diam dalam waktu yang lama,” paparnya.

Direktur Utama PT Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago menuturkan, menjelang lulus para wisudawan akan menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Ia menegaskan perubahan standar keunggulan menuntut individu untuk memiliki value agar mampu menciptakan dampak nyata melalui kemampuan, kreativitas, serta keberanian dalam mengambil keputusan.

“Dalam era digital, setiap individu dituntut untuk memiliki kualitas tinggi demi peningkatan SDM. Dunia tidak membayar usaha, melainkan membayar dampak nyata ,” tuturnya.

Prof. Ganefri, M. Pd., Ph.D., Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta (YPBH), mengatakan, Universitas Bung Hatta berada pada puncak pendidikan tinggi dengan keunggulan Program Studi (Prodi) yang lebih banyak dibandingkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Wilayah X. Selain itu, gelar yang diraih merupakan langkah awal wisudawan/ti untuk meneladani alumni sukses yang terus berkembang di era kemajuan teknologi.

“Suatu kebanggaan besar karena berasal dari Perguruan Tinggi (PTS) terbaik dan unggul. Lulusan teladan tidak hanya memberikan dampak, tetapi juga mereka terus belajar tanpa rasa puas,” tutupnya.

Oliv WP

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *