Rona Paulisa Naibaho Jadi Perempuan Pertama yang Memimpin DPMM-FH
WAWASANPROKLAMATOR,- Berdasarkan hasil Musyawarah Masyarakat Fakultas (MMF), Rona Paulisa Naibaho resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Perwakilan Masyarakat Mahasiswa Fakultas Hukum (DPMMFH) periode 2025/2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula B6 Lantai 4, Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, pada 3 Februari 2026.
Kepemimpinan Rona membuka babak baru di FH. ia perempuan pertama memimpin lembaga legislatif mahasiswa yang sebelumnya didominasi laki-laki.
Rona mengungkapkan, termotivasi maju untuk memperkuat fungsi DPMM-FH sebagai lembaga legislatif mahasiswa. Ia juga menyampaikan, rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
“Pertama, saya merasa sangat bersyukur dan terhormat atas kepercayaan yang diberikan. Terpilihnya saya sebagai Ketum periode 2025/2026 merupakan amanah besar yang menjadi pengingat tanggung jawab yang saya emban tidaklah ringan dan harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.
Ia menambahkan, terpilihnya sebagai pemimpin tidak terlepas dari pengalaman berorganisasi dan rekam jejak yang telah dibangun selama ini. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan hasil dari proses panjang dalam berlembaga.
“Kepercayaan ini muncul dari rekam jejak kerja yang telah saya jalani. Selama dua tahun berlembaga, saya pernah satu tahun di Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Hukum (BEMM-FH), sebagai anggota serta aktif dalam berbagai kepanitiaan. Selain itu, saya juga pernah satu tahun di DPMM-FH mejabat selaku kesekretariatan,” ujarnya.
Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang terpilih. Bagi Rona, ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan peluang menjadi pemimpin terbuka bagi siapa pun yang siap, tanpa memandang gender.
“Majunya saya sebagai Ketum menjadi merealisasikan dari slogan yang sering kita ucapkan, yaitu “Hidup Perempuan yang Melawan”. Kepemimpinan saya fokus penguatan legislasi, pengawasan, serta penyaluran aspirasi mahasiswa secara sistematis dan berkelanjutan,,” ujarnya.
Rona berharap, lembaga legislatif mahasiswa ini dapat bekerja secara profesional dan solid. Ia juga berpesan, bagi mahasiswi, untuk percaya pada kemampuan diri sendiri serta berani mengambil peran.
“Visi saya menjadikan lembaga ini menjadi lembaga profesional, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, pengawasan, serta menyalurkan aspirasi mahasiswa. Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berharap hal ini dapat dijaga melalui kerja nyata dan keterbukaan sepanjang kepengurusan,” tutupnya.
Nayla WP
Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

