Thursday, July 29, 2021
Kinerja Satpam Kampus UBH

Kantor Pos Satpam Pusat Kampus I UBH (Foto: Redaksi)

Kinerja Satpam Kampus UBH



WAWASAN PROKLAMATOR,- Keberadaan satpam sangat dibutuhkan dalam pengamanan keramaian seperti untuk menjaga keamanan kendaraan dan mengawasi orang yang dicurigai.  Saat ini Satpam di Universitas Bung Hatta (UBH) berjumlah 33 orang dengan 1 orang yang baru saja pensiun.

Satpam yang bertugas di Pusat Pos Satpam Kampus I ada 3 orang, 3 orang di Kampus II, 2 orang di Kampus 3, dan 2 orang di Kampus Pasca Sarjana. Satpam ini dibagi ke dalam 3 sif, dan sif 1 bekerja dari jam 08.00-20.00 WIB, sif 2 bekerja dari jam 20.00-08.00 WIB, dan sif 3 bekerja dari jam 08.00-20.00 WIB.

Ketika ditanyakan mengenai perbedaan pengaturan lapangan parkir Kampus I dan Kampus II, Amrizal, Sekretaris Satpam sekaligus  Administrasi Keamanan menyampaikan  program kerja Satpam di Kampus I dan tiga Kampus lain sama.

"Pengaturan  lapangan parkir di Kampus I dan Kampus II sama, karena Kampus II masih baru jadi lapangan parkirnya diatur, dulu di kampus I ini juga lapangan parkir kita terpusat di depan Pos Satpam ini tapi setelah gempa 2009  lapangan parkir pindah ke Fakultas masing-masing sesuai kebutuhan dan  kalau ada kegiatan resmi seperti ujian masuk mahasiswa baru akan ditambah personil dan lapangan parkir akn dipusatkan di depan Gedung Perpustakaan," ungkapnya

"Mengenai Peraturan di Kampus III, bagi yang parkir sembarangan akan dikempeskan ban motornya dan sebaiknya di Kampus I ini juga bisa diberlakukan, itu adalah sanksi karena kondisi tempat" lanjutnya untuk menanggapi peraturan parkiran di sepanjang jalan depan himpunan Kampus III Gunung Pangilun.

Lain halnya dengan pendapat Fajri salah satu anggota Satpam UBH mengaku  kerepotan mengatur mahasiswa yang parkir sembarangan.

"Mahasiswa tidak mau memarkir motornya ke dalam karena takut hilang, padahal  motor tidak akan hilang  biasanya motor hilang ketika ada yang meminjam motor mahasiswa dan ternyata kuncinya di duplikat, mahasiswa pun mencari tempat yang teduh, kalau situasi seperti ini tidak ada tempat yang teduh. Fajri juga berharap agar mahasiswa mengikuti garis rambu-rambu yang ada," ungkapnya saat ditemui WePe  ketika bertugas, Senin (01/10/2012)

  • Kirim Komentar

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Yang mungkin disukai