Sunday, September 19, 2021
Prodi Teknik Kimia Gelar Workshop MBKM Guna Memaksimalkan Magang Industri

Prodi Teknik Kimia Gelar Workshop MBKM Guna Memaksimalkan Magang Industri



WAWASAN PROKLAMATOR,- Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Universitas Bung Hatta mengadakan Workshop Penyelarasan Kurikulum Revolusi Industri  4.0 dengan Program MBKM  untuk Implementasi Magang Industri. Acara ini diadakan secara Dalam Jaringan (Daring) via Zoom dan Youtube, Kamis (02/09/2021).

Kegiatan ini dinarasumberi oleh Ir. Tigor Nainggolan, Direktur Perseroan Terbatas (PT) Agri Prima Indonesia, Prof. Dr. Eng Reni Desmiarti, S.T, M.T, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Bung Hatta sebagai Opening Speech pada workshop kali ini. Turut hadir beberapa mahasiswa Teknik Kimia Universitas Bung Hata dan Kepala Prodi (Kaprodi) Teknik Kimia, Dr. Firdaus, S.T, M.T. Adapun moderator pada acara ini yakni Dosen Prodi Teknik Kimia, Ellyta Sari, S.T, M.T.

Firdaus menyampaikan, kita tidak bisa hanya mengandalkan teori yang dipelajari di kampus, mahasiswa harus lebih banyak dekat dengan industri. Kita bersyukur masih dipertemukan dengan orang-orang industri yang peduli dengan pendidikan.

“Kita menyadari di Teknik Kimia ini jika kurang dekat dengan industri nanti alumninya kesulitan membantu. Tidak bisa hanya mengandalkan teori yang dipelajari dikampus saja, namun juga harus lebih banyak dekat dengan industri. Kita bersyukur masih dipertemukan dengan orang-orang industri yang masih peduli dengan pendidikan,” ujar Firdaus.

Tigor menyampaikan, selama bekerja di indsutri banyak mahasiswa yang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan harus adanya peningkatan aplikasi karena hampir 50-60% mahasiswa PKL berpikiran mereka adalah seorang mahasiswa pada saat magang. Dalam implementasi magang dalam industri seharusnya jika mahasiswa sedang melaksanakan PKL, maka  para mahasiswa harus beranggapan bahwa mereka adalah seorang karyawan agar mereka berpikiran langsung mereka sudah bekerja.

“Selama saya bekerja di industri banyak perlu peningkatan aplikasi dalam artian masih 50-60% mahasiswa yang berpikiran ia masih belajar di kampus pada saat PKL. Untuk implementasi magang dalam industri seharusnya mahasiswa berpikiran layaknya karyawan, supaya mereka berpikiran langsung bahwa mereka sudah bekerja,” ujar Tigor.

Chelly Wahyu Amelia, mahasiswi Prodi Teknik Kimia angkatan 2021 menyampaikan, banyak pengetahuan tentang perindustrian yang baru diketahui seperti jika sedang magang mahasiswa harus mengerjakan apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Chelly juga berharap acara ini dapat menimbulkan semangat para mahasiswa.

“Banyak pengetahuan yang didapat tentang magang dalam perindustrian, disaat  magang tidak harus menunggu perintah baru dikerjakan tetapi harus mengerjakan apa yang sudah menjadi tanggung jawab. Semoga workshop hari ini bisa menimbulkan semangat para mahasiswa dan para anak muda,”ujar Chelly

Nofri Naldi, mahasiswa Prodi Teknik Kimia angkatan 2015 mengungkapkan, dirinya dapat mengetahui lebih dalam tentang jenis-jenis peralatan  dalam unit utilitas disuatu pabrik, mall dan lainnya. Nofri mengharapkan mahasiswa Prodi Teknik Kimia dapat mengimpelementasikan pelajaran yang didapat dengan baik pada saat melakukan magang.

“Melalui paparan narasumber, kita lebih mengetahui lebih dalam tentang jenis peralatan dalam unit utilitas di suatu pabrik, mall dan lain sebagainya. Diharapkan mahasiswa Teknik Kimia dapat mengimplementasikan pelajaran yg didapat di bangku perkuliahan pada saat melakukan kerja praktek atau magang nantinya,” ungkap Nofri.

 

Harry WP

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai