Monday, July 26, 2021
Sekretaris Pelaksana LLDIKTI X : PTS Terbaik di Sumatera Barat, Universitas Bung Hatta Harus Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas

Sekretaris Pelaksana LLDIKTI X : PTS Terbaik di Sumatera Barat, Universitas Bung Hatta Harus Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas



WAWASAN PROKLAMATOR,- Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X turut menghadiri acara penyelenggaraan wisuda ke-75 Universitas Bung Hatta secara dalam jaringan (daring) melalui zoommeeting.Pada acara ini LLDIKTI Wilayah X diwakili oleh Sekretaris Pelaksana, Yandri.A, S.H., M.H, Sabtu (12/06/2021).

Yandri dalam kata sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kepada wisudawan dan wisudawati yang dilantik. Beliau berpesan agar wisudawan dan wisudawati memiliki saran yang konstruktif untuk universitas, menjaga integritas dan kemauan untuk menuntut ilmu. Selain itu, para lulusan dapat melakukan pengabdian kepada masyarat sesuai bidang keilmuan.

“Pesan kami kepada wisudawan selalu memberikan saran yang konstruktif bagi pengembangan Universitas Bung Hatta. Selain itu, para lulusan juga harus menjaga integritas dan kemauan untuk terus belajar. Integritas merupakan modal dasar yang diperlukan untuk menjalankan amanah yang akan diterima kedepannya. Sedangkan kemauan untuk belajar mendukung upaya dalam meningkatkan pengabdian sesuai dengan bidang masing-masing nantinya di lingkungan masyarakat,”paparnya.

Yandri juga mengungkapkan apresiasi kepada pimpinan, dosen dan seluruh civitas academica yang telah membina dan selalu melakukan pengembangan perguruan tinggi. Beliau juga berharap agar kedepannya semakin banyak prestasi yang ditorehkan oleh Universitas Bung Hatta. Dimana, dengan adanya wisuda ke-75 yang melantik 460 orang dengan total lulusan 6.565 menjadi bukti akan kulitas yang dimiliki Universitas Bung Hatta.

“Wisuda ke-75 Universitas Bung Hatta melahirkan jumlah lulisan yang cukup banyak dan dapat dijadikan sebagai indikator pencapaian prestasi yang  sangat impresif dan sangat membanggakan dari perguruan tinggi ini. Oleh karena itu sudah sepantasnya kami mengucapkan selamat kepada para pimpinan, dosen dan seluruh civitas academica yang sama-sama telah membina dan mengembangkan perguruan tinggi ini. Semoga pada masa mendatang, prestasi ini bisa terus ditingkatkan baik kuantitas maupun kualitas,”ujarnya.

Yandri menambahkan, mengenai hal yang harus dipersiapkan oleh perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang berkompeten dan mampu bersaing di dunia kerja. Hal ini sesuai dengan ungkapan presiden Joko Widodo dalam beberapa kali pertemuan. Yandri juga menilai perguruan tinggi seharusnya diarahkan untuk melahirkan lulusan-lulusan yang terampil, kompeten, serta berdaya saing dan memiliki karakter, sehingga nantinya akan menghasilkan lulusan-lulusan yang relevan dengan pasar kerja.

“Presiden Joko Widodo mengatakan pengembangan pembangunan negara Indonesia sekitar 5 tahun kedepan ditekankan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Akan tetapi disisi lain, pekerjaan rumah yang selalu menjadi beban di dunia perguruan tinggi adalah masih rendahnya serapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja. Oleh karena itu, pimpinan perguruan tinggi harus melakukan terobosan-terobosan baru dan senantiasa melakukan perubahan di dalam pengelolaan perguruan tingginya,” ujarnya.

Menurut Yandri, Secara garis besar, ada empat terobosan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas perguruan tinggi. Pertama, perguruan tinggi harus memahami dunia kerja yang menuntut kompotensi lulusan tidak tetap dan sulit diperkirakan. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus mampu melaksanakan pendidikan yang lebih flexible.

“Perguruan tinggi tentunya dapat melaksanakan pendidikan yang lebih flexibledan terus berinteraksi dengan perkembangan dunia industri dan dunia kerja, dengan mengikuti dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Hal ini bertujuan agar mahasiswa mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dari sumber yang beragam. Salah satu program yang relevan adalah program Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud RI),” ucapnya.

Selanjutnya Yandri juga mengatakan, poin penting lainnya seperti penguatan relevansi serta perbaikan dan tata kelola perguruan tinggi. Menurutnya kurikulum perguruan tinggi dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan industri dan dunia kerja. Tak lupa, perlunya  memperhatikan kompetensi dosen yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Relevansi perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penting juga untuk melihat kompetensi yang ada pada dosen, guna meningkatkan akreditasi baik prodi maupun perguruan tinggi,” ujarnya.

Terakhir, Yandri berpesan kepada wisudawan dan wisudawati untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat di bangku perkuliahan pada kehidupan sehari-hari. Kolaborasi ilmu yang diperoleh di dunia kerja dan industi ia pandang memberikan pengaruh yang cukup besar di masa yang akan datang.

“Jadikanlah kemampuan serta ilmu yang dimiliki dapat diaplikasikan di dunia kerja dan dunia industri. Karena kunci di era sekarang ini adalah kemampuan berkolaborasi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan negara,” tutupnya.

(Cawan WP : Lisa Aprilia)

Wawasanproklamator.comJauhLebihDekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai