Tuesday, June 22, 2021
FH Universitas Bung Hatta Gelar Webinar Bedah Buku Helmy Chandra

FH Universitas Bung Hatta Gelar Webinar Bedah Buku Helmy Chandra



Fakultas Hukum (FH) Universitas Bung Hatta menggelar kegiatan Web Seminar (Webinar) Pembekalan bedah buku dengan judul Merawat Demokrasi Menanam Antikorupsi. Kegiatan ini didukung oleh Peneliti Bung Hatta Antikorupsi (BHAKTI). Dilaksanakan secara Dalam Jaringan (Daring) melalui aplikasi Zoom, Jumat (11/06/2021).

Acara kali ini dihadiri oleh Dekan FH Universitas Bung Hatta, Dr. Uning Pratimaratri, S.H., M.Hum, Wakil Dekan Dr. Deaf Wahyuni Ramadhani, S.H., M.H., Ketua Bagian Hukum Keperdataan, Dr. Yofiza MEdia, S.H., M.H, Ketua Bagian Hukum Pidana, Yetisma Saini, S.H., M.H.,, Ketua Bagian Hkum Internasional, Deswita rosra, S.H., M.H, Kepala Labor Hukum, Syafridatati, S.H., M.H, MH, dan sebagai Keynote Speaker acara webinar Resma Bintani Gustaliza, S.H.,M.H.

Bertemakan Merawat Demokrasi Menanam Antikorupsi. Acara ini diisi oleh dua narasumber yaitu  Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.Li., Dosen Hukum Universitas Sumatera Utara, Feri Amsari, S.H., LLM., Dosen Hukum Universitas Andalas dan Helmy Chandra SY, S.H, M.H, sebagai penulis sekaligus Dosen Hukum Universitas Bung Hatta.

Dalam kata sambutannya Dekan FH Universitas Bung Hatta, Uning Pratimaratri memaparkan, kegiatan bedah buku ini memiliki tujuan  yang sangat penting bagi mahasiswa untuk menanamkan sikap antikorupsi ini dalam kehidupan sehari –hari. Kegiatan ini bertujuan membentuk mahasiwa yang berlaku lebih jujur dan disiplin kedepannya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk aspirasi terhadap mahasiswa agar menanamkan sikap demokrasi dalam kehidupannya. Bagaimana dapat mengembangkan perilaku jujur tertuang di dalam dirinnya , serta membangun jiwa antikorupsi yang kreatif, disiplin, inovatif, memiliki ide, dan produktif ,” papar Uning.

Ningrum Natasya Sirait, Dosen FH Universitas Sumatera Utara  menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan yang dapat menumbuhkan jiwa mahasiswa untuk lebih sering menulis dan bermimpi agar sukses, dan tentunya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan bedah buku ini diharapkan dapat membangun jiwa menulis mahasiswa sehingga gagasan yang ada di pikiran bisa tertuangkan .Kami sebagai dosen sangat mengapresiasi kegiatan ini semoga kedepannya diterapkan dengan baik,” ujar Ningrum.

Feri Amsari, Dosen FH Universitas Andalas juga mengutarakan beberapa latar belakang serta dorongan diadakannya kegiatan antikorupsi ini. Kegiatan ini timbul sebagai salah satu bentuk pembelajaran terhadap mahasiswa agar lebih hati-hati dalam menerima hoax diluar sana. Selain itu, webinar kali ini juga memberikan bimbingan kepada para peserta, seperti cara menulis buku ,cara menuangkan gagasan dan cara menanggulangi korupsi.

“Kegiatan bedah buku ini adalah upaya kami untuk mendorong lahirnya mahasiswa yang berdedikasi tidak langsung terima berita dari luar. Negara kita memerlukan mahasiswa yang bisa menelaah mana yang salah dan benar dan juga mampu menuangkan gagasannya secara baik,” ucap Feri.

Helmy Chandra SY, sebagai penulis sekaligus Dosen FH Universitas Bung Hatta memberikan beberapa pengalamannya menjadi seorang penulis di usia muda yang tidaklah mudah. Ia turut merasakan fase jatuh bangun, tetapi tidak menyerah sampai akhirnya memberikan karya yang luar biasa.

“Untuk mencapai ini saya mulai dari 2018 menulis buku dan baru sekarang diterima, menjadi seorang penulis itu sangatlah berat, intinya tidak boleh menyerah. Semoga banyak yang berpartisipasi untuk menulis buku setelah kegiatan ini ,” ujar Helmy.

Nurul Desyafniwar, Peserta dari FH Universitas Bung Hatta  2019 mengutarakan, kegiatan ini memberikan pedoman untuk lebih sering menulis. Ia juga mengatakan tidak ada hal yang tidak mungkin jika kita mau mencapainya.

“Dari kegiatan ini saya jadi lebih ingin untuk menulis dan menuangkan setiap gagasan saya. Karena kita tidak tahu jika kita tidak mencoba, hal ini juga dapat dijadikan pembanding untuk mencapai sesuatu yang lebih baik kedepannya,” tutur Nurul.

Peserta dari FH Universitas Bung Hatta Angkatan 2019, Elsa Lumban juga menyampaikan pandangannya terhadap bedah buku ini. Ia juga menambahkan  harapannya agar kegiatan dapat dilaksanakan secara rutin, sebab dapat memacu diri untuk jauh dari korupsi dan bisa berpartisipasi membuat buku nantinya.

“Jujur kegiatan ini harus lebih sering diadakan, supaya mahasiswa lebih banyak menjauhi korupsi. Ilmu ini sangat berguna nantinya dimasa yang akan datang,” ucap Elsa.

(Cawan WP: Nur Amina Harahap)

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai