Wednesday, May 12, 2021
Antisipasi dan Cegah Penyebaran Covid-19, Universitas Bung Hatta Vaksinasi Rektor, Dosen, Hingga Tenaga Kependidikan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Civitas Academica Universitas Bung Hatta Lakukan Vaksinasi



WAWASANPROKLAMATOR,- Vaksinasi tahap pertama Covid-19 untuk rektor, dekan, dosen, dan staf Universitas Bung Hatta telah berhasil dilaksanakan. Kegiatan ini berlangsung di lantai 1 Gedung Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Kamis (08/04/2021).

Jadwal vaksinasi dilakukan dalam tiga tahap, pertama pukul 08.00-10.00 WIB : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP); Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK); Rektorat; UPT Pustaka; dan Yayasan Pendidikan Bung Hatta (YPBH). Jadwal kedua pukul 10.00-12.00 WIB : Fakultas Teknik Industri (FTI) dan Fakultas Hukum (FH). Dan Jadwal terakhir pukul 13.30-15.30 WIB : Fakultas Ilmu Budaya; Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP); dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

dr. Juli dari Puskesmas Alai bertugas sebagai penanggung jawab vaksinasi di Universitas Bung Hatta, memaparkan syarat yang harus dipenuhi untuk vaksinasi Covid-19.

“Vaksin yang digunakan adalah Sinovac dan untuk vaksinasi kedua nanti juga Sinovac. Pasien vaksin harus memenuhi syarat sebelum vaksin seperti tensi dibawah 180/110, tidak demam, suhu dibawah 37,5 derajat celcius. Jika ada penyakit jantung, pada saat vaksinasi harus dalam kondisi yang sehat,” paparnya.

Lebih lanjut dr. Juli menjelaskan tujuan dan pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Membentuk kekebalan dengan cara memasukkan vaksin yang sudah dimatikan. Jadi dengan dimasukkan vaksin, tubuh kita akan mengeluarkan anti bodi, setelah 28 hari kemudian akan ditambah boosternya dan anti bodinya juga akan bertambah, otomatis kita akan terlindungi. Tetapi untuk jangka waktunya, sampai sekarang belum diketahui,” terangnya.

Mengenai efek samping, dr. Juli mengaku belum ada efek samping yang begitu berat.

“Sejauh ini belum ada efek samping yang berat. Tetapi semua obat, semua suntikkan ada kemungkinan reaksi efek sampingnya, seperti merasa pusing, ngantuk, dan lapar. Jika ada efek samping yang berat, kita selalu membawa anafilaktik kit dan menyediakan ambulans," ucapnya.

Wakil Rektor I (WR I) Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Hendra Suherman, S.T., M.T. mengungkapkan perasaannya setelah divaksinasi.

“Setelah divaksinasi lebih nyaman, karena vaksin ini program pemerintah yang harus kita sukseskan bersama. Tahapannya pun juga cukup mudah, hanya dengan memperlihatkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor telepon, cek tensi darah, dan screening dosen sudah bisa divaksinasi,” ujar Hendra.

Sedangkan untuk vaksinasi mahasiswa, Hendra mengaku masih menunggu regulasi selanjutnya.

“Saat ini hanya regulasi untuk dosen dan tenaga kependidikan (Tendik), dan bagi mahasiswa kita tunggu bagaimana regulasi selanjutnya. Target hari ini kurang lebih 500 dosen dan tendik akan divaksinasi seluruhnya,” ucap Hendra.

Salah satu Dosen FTSP, Tomi Eriawan, S.T, M.T mengaku belum ada keluhan beberapa saat setelah divaksin.

“Sampai sekarang (beberapa saat setelah divaksin) belum ada masalah, masih nyaman, dan belum ada keluhan. Selama vaksinasi berlangsung, tidak ada kendala yang berarti,” ujar Tomi.

Karena banyaknya isu-isu yang beredar tentang vaksinasi, Tomi berharap sebagai tenaga akademik harus cerdas dalam memilah informasi.

“Jangan terpengaruh hoax, kita harus cerdas dalam memilah informasi. Jangan takut divaksin, vaksinasi tidak seperti yang diisukan,” tutup Tomi.

Yeriya Molinares, Staf Biro Administrasi Umum (BAU) bagian perlengkapan juga mengungkapkan hal yang sama terkait kegiatan vaksinasi ini.

“Sebelum divaksin, mungkin ada rasa cemas, tetapi tidak apa-apa, itu wajar. Dan setelah divaksin rasanya lebih tenang, karena sudah kebal dari Virus Covid-19 dalam beberapa waktu. Semoga virus ini segera hilang dan kita semua dapat terlindungi.” ungkap Yeriya

Sebelumnya Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, M.B.A. telah melaksanakan vaksinasi pertamanya di Universitas Andalas (28/03/2021).

Adapun rencana pembelajaran tatap muka dikatakan Rektor Universitas Bung Hatta akan dilaksanakan sesuai instruksi pemerintah.

"Pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan tergantung arahan dari pemerintah, semoga kita semua selalu sehat dan bisa beraktivitas seperti biasanya,” tutup Tafdil.

(Cawan: Fidiah Elfi/Aiysa Wulandari)

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai