Friday, April 23, 2021
PGSD Universitas Bung Hatta Bahas Merdeka Belajar di Era New Normal

PGSD Universitas Bung Hatta Bahas Merdeka Belajar di Era New Normal



WAWASAN PROKLAMATOR,- Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (PGSD-FKIP) Universitas Bung Hatta, menggelar Seminar online via Zoom dan live di akun YouTube resmi FKIP Universitas Bung Hatta, dengan mengangkat tema Transformasi Pembelajaran Pada Era Merdeka Belajar, Sabtu (25/7/2020).

Dimoderatori oleh Dr. Wirnita Eska, S,Pd., M.Pd., merupakan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan yang menjadi narasumber sekaligus pembicara diantaranya Prof. H. Ganefri, M.Pd, Ph.D., Rektor UNP, dan Dr. Muchamad Oktaviandri, M.T, Dosen Prodi Teknik Mesin UBH.

Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D, menjelaskan bahwa sangat banyak inovasi yang dilahirkan pada masa saat ini, terutama dalam pembelajaran praktikum, semua akan berlomba-lomba untuk merancang berbagai inovasi yang sifatnya virtual reality dalam setiap proses akademiknya, Sehingga selain dampak negatif, pandemi covid-19 pun memiliki dampak positifnya yang tercipta di setiap perguruan tinggi.

Jika membahas kampus merdeka atau merdeka belajar, inovasi ini sudah hadir beberapa tahun silam sudah dimunculkan dengan skema dan teknis yang hampir sama. Tentunya jika mengulik kampus merdeka, pemerintah telah memberikan kebebasan untuk lebih maju, baik dari pembukaan program studi baru, pertukaran pelajar, maupun inovasi lainnya yang bersifat positif. Tentunya harus mengikuti aturan-aturan yang kita pedomani secara bersama.

"Merdeka belajar adalah regulasi yang baik untuk kemajuan pendidikan negara ini kedepannya" Ujar Ganefri

Prof. Ganferi, Ph.D, menambahkan merdeka belajar juga berlaku kepada mahasiswa, diantaranya memberikan hak belajar tiga semester diluar program studi, walaupun mahasiswa diberikan kebebasan belajar tentunya harus tetap mengikuti regulasi yang berlaku, dan memberikan prestasi dimana tempat mahasiswa tersebut menempuh jenjang pendidikan.

Sementara itu Dr. Muchamad Oktaviandri, M.T, mengatakan Konsep pelaksanaan pembelajaran daring adalah salah satu keputusan Mendkibud yang tertuang pada surat edaran Mendikbud Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 pada tanggal 17 Maret 2020 yang intinya segala proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring (online) untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

"Demikianlah aturan yang dibuat dalam upaya penyebaran covid, dengan cara melakukan pembelajaran secara daring"

Artinya mahasiswa dan tenaga pendidik yang ada di perguruan tinggi harus tetap melaksanakan proses belajar mengajar namun hanya metodenya saja yang berbeda, metoda daring tentunya punya kelebihannya dimana mahasiswa akan berusaha untuk mencari, membaca, dan mendengar informasi dari berbagai media yang terjadi secara publik.


Leo WP

WawasanProklamator.com  Jauh Lebih Dekat

 

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai