Sunday, September 19, 2021

Privilege di tengah Masyarakat



WAWASAN PROKLAMATOR,- Pada akhir-akhir ini kata privilege sering dibahas dan menjadi trending di sosial media. Privilege merupakan hak istimewa yang dimiliki seseorang, biasanya didapat dari kalangan-kalangan sosial menengah ke atas.

Secara sederhana privilege ini berperan di dalam pendidikan, pekerjaan, jenjang sosial, serta kehidupan seseorang. Dimana dengan ada privilege semua aktivitas dan plan yang disiapkan akan berjalan dengan lancar. Di Indonesia saat ini banyak masyarakat yang menggunakan hal tersebut untuk memberikan jalan atas kesuksesan masa depan anak-anaknya dengan mudah.

Privilege merupakan konsep yang masih samar di masyarakat. Privilege terbentuk dari kesepakatan beberapa kelompok sosial individu dan masyarakat. Mengingat di Indonesia perbedaan kasta masih terlihat jelas dalam perkembangan masyarakat, hal ini yang menjadi faktor utama terlahirnya privilege di tengah masyarakat. Bukan hanya terbentuk dari proses  sosial saja, privilege juga dapat dibentuk lewat mekanisme politik.

Banyak masyarakat yang memandang kesuksesan seseorang ditentukan dengan privilege yang besar dari orang-orang terdekat. Tetapi pada hakikatnya kesuksesan tidak selalu terbentuk dari privilege yang besar melainkan tergantung bagaimana memandang peluang kedepan dan peluang yang ada pada saat ini. Ketika seseorang bisa memahami dan melihat peluang tersebut, serta disesuaikan dengan skills, pengetahuan, kemampuan, dan pendidikan yang dimiliki maka tidak menutup kemungkinannya untuk sukses.

Dalam beberapa aspek privilege bukan hanya di pandang sebagai lingkup penetapan kesuksesan di tengah masyarakat, hal ini tergantung apa yang diterima dalam hubungan masyarakat. Sebagai contoh ketika di dalam masyarakat, circle kerja atau pertemanan yang mengharuskan mengantar perempuan pulang ketika kegiatan yang dilakukan berjalan sampai larut malam, ini termasuk privilege yang dimiliki oleh perempuan, privilage dalam bentuk perlindungan.

Dalam contoh lain ketika seorang pimpinan di dalam lingkungan akademis yang sangat dihormati dan dihargai berbelanja di pasar maka didalam kondisi ini seorang pimpinan akan sama dengan masyarakat biasa pada umumnya. Maka dari itu privilege yang ada di masyarakat sangat bergantung pada kondisi dan situasi dari lingkungan masyarakat.

(Cawan WP : Febry Rahayu)

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai