Sunday, September 19, 2021

Sistem Islam Mengakhiri Kapitalisasi Pendidikan



WAWASAN PROKLAMATOR,- Pendidikan merupakan wadah bagi generasi intelektual yang diharapkan dapat membawa perubahan bagi bangsa dan negara suatu saat nanti, karena untuk membangun peradaban yang unggul diperlukan pendidikan yang berkualitas bagi generasi kedepan.

Namun jika dilihat saat ini, apakah pendidikan dapat menghasilkan generasi intelektual yang unggul dan berkualitas? Haruskah orang-orang di lingkungan pendidikan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya mereka lakukan? Lantas, bagaimana potret pendidikan dalam sistem Islam saat ini?

Tak heran, hal semacam ini terjadi dalam sistem yang diterapkan yaitu Demokrasi-Kapitalisme. Orang yang dianggap memiliki modal dalam lingkungan pendidikan juga dapat melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan. Akibat penerapan sistem buatan manusia ini, lahir berbagai permasalahan yang merugikan siswa sebagai orang yang ingin belajar dan menjadi pembelajar. Tak habis-habisnya, masalah terjadi di lembaga pendidikan ternama di Indonesia. Jika sistem administrasi pendidikan berjalan secara profesional, maka kelalaian tersebut tidak akan terjadi.

Hal ini juga berbanding terbalik dengan pendidikan sistem Islam yang diterapkan secara komprehensif dalam kehidupan. Karena sistem pendidikan dalam Islam dibangun berdasarkan prinsip-prinsip Aqidah Islamiyah yang berorientasi pada pembentukan individu yang memiliki kepribadian Islami, dan memiliki kualitas pengetahuan yang diperlukan untuk pengembangan peradaban Islam.

Dalam sistem Islam, pendidikan juga merupakan kebutuhan dasar umum, sehingga negara berkewajiban menyediakannya kepada masyarakat secara cuma-cuma dengan kualitas yang baik sehingga dapat melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas tetapi juga bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. .

Pendidikan dalam sistem Islam jauh dari hal-hal yang tidak seharusnya seperti penggelapan dana oleh oknum tertentu dalam lingkungan pendidikan. Karena negara sangat menjaga ketakwaan setiap individu termasuk yang ada di lingkungan pendidikan. Selain itu, negara juga memberikan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran hukum. Oleh karena itu, terapkan sistem Islam secara utuh agar tidak terjadi lagi pelanggaran di lingkungan pendidikan, sehingga nantinya dapat menghasilkan generasi unggul yang dapat membangun peradaban yang mulia.

(Cawan WP: Nur Amina Harahap)

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai