Tuesday, June 22, 2021
Menelusuri Jembatan Barelang, Wisata Ikonik Kota Batam

Menelusuri Jembatan Barelang, Wisata Ikonik Kota Batam



WAWASAN PROKLAMATOR,- Selain dikenal sebagai Kota Industri, Kota Batam juga dikenal sebagai Kota Pariwisata oleh turis lokal maupun mancanegara. Banyaknya destinasi wisata yang tersebar di Batam menjadikan Kota Bandar Madani ini sebagai pilihan wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan. Salah satu destinasi favorit wisatawan ketika berada di Batam adalah Jembatan Barelang.

Barelang merupakan singkatan dari Batam, Rempang, dan Galang. Sesuai namanya, Jembatan Barelang merupakan jembatan penghubung antara Pulau Batam, Pulau Rempang, dan Pulau Galang. Jembatan Barelang diresmikan oleh Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie pada tahun 1998. Tak hanya satu, Jembatan Barelang memiliki enam jembatan yang tiap jembatannya memiliki nama yang berbeda.

Untuk Jembatan I dinamakan Jembatan Tengku Fisabilillah, Jembatan II bernama Jembatan Nara Singa, untuk Jembatan III dengan nama Jembatan Raja Ali Haji, Jembatan IV adalah Jembatan Sultan Zainal Abidin, Jembatan V yaitu Jembatan Tuanku Tambusai, dan yang terakhir Jembatan VI bernama Jembatan Raja Kecik. Masyarakat Batam menyebut enam Jembatan Barelang ini dengan penyebutan angka saja, tidak menyebutnya dengan nama masing-masing jembatan.  

Dari keenam jembatan ini, Jembatan I lah yang memiliki bentuk yang berbeda diantara lima jembatan lainnya. Sedangkan lima jembatan lain memiliki bentuk seperti jembatan biasa pada umumnya. Karena bentuk  Jembatan I yang unik, banyak wisatawan yang mengunjungi Jembatan I untuk sekedar mengabadikan momen disana, dan tak sedikit pula wisatawan yang hanya melihat panorama laut dibawah Jembatan I yang dikelilingi pulau-pulau kecil.

Membutuhkan waktu sekitar 1 jam menuju Jembatan I jika wisatawan sedang berada di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Begitupun jika sedang berada di pusat bisnis Kota Batam, yaitu kawasan Nagoya, membutuhkan waktu 1 jam pula untuk tiba di Jembatan I. Apabila pengunjung tengah berada di pusat pemerintahan Kota Batam, yaitu kawasan Batam Center maka membutuhkan waktu sekitar 45 menit jika ingin mengunjungi Jembatan I.

Saat memasuki area Jembatan I dan II, wisatawan bisa menikmati berbagai macam kuliner yang dijajakan oleh pedagang, seperti jagung bakar, aneka camilan, hingga hidangan konvensional seperti seafood dan restoran. Selain kuliner, pengunjung juga bisa mengunjungi pantai-pantai di sekitar Jembatan I hingga Jembatan VI seperti Pantai Viovio dan Pantai Melur yang berada di Pulau Galang. Selain pantai, kawasan Barelang juga memiliki tempat rekreasi lain, seperti Perkebunan Buah Naga yang berada di Pulang Rempang, dan wisata sejarah Camp Vietnam yang dulunya dijadikan sebagai tempat pengungsian warga Vietnam.

Berkunjung ke Batam tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi Jembatan Barelang, terkhusus Jembatan I. Rasanya berkunjung ke Jembatan Barelang merupakan salah satu ritual wajib bagi pendatang baru maupun turis yang tiba di Batam. Bahkan ada perkataan masyarakat kepada pendatang baru maupun turis yang baru menginjakkan kakinya di Batam.  “Jika berkunjung ke Batam belum pergi ke Jembatan I, rasanya seperti belum mengunjungi Kota Batam seutuhnya,”. Kurang lebih seperti itulah perkataan masyarakat Batam kepada pendatang baru.

(Cawan WP: Fidiah Elfi)

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai