Tuesday, June 22, 2021

Merasa Berada di Titik Terendah Kehidupan. Kamu Lupa Hal Ini!



WAWASAN PROKLAMATOR,-  Berada pada titik terendah adalah hal yang paling tidak disukai semua orang. Tapi apalah daya, kita hanyalah manusia biasa yang jauh dari kata sempurna. Suatu saat pasti akan merasakan jatuh bangunnya kehidupan. Seperti kata orang "Roda pasti berputar, kadang di atas kadang di bawah". Ungkapan itu memang benar adanya. Tidak akan ada seorang pun manusia yang kita temui di dunia ini selalu sukses karirnya dari pertama kerja hingga masa pensiunnya tanpa merasakan kesulitan. Selain itu, kita juga tidak akan pernah melihat orang yang menderita sakit seumur hidupnya.  Pasti orang tersebut juga merasakan nikmat sehat semasa hidupnya.

Sebagai manusia, kita harus berusaha semaksimal mungkin agar mencapai kehidupan yang layak. Tidak jarang, banyak orang yang harus bekerja seharian dan mengorbankan jam tidurnya. Namun, sudah ketetapan dunia seperti ini, segala usaha yang dilakukan pasti ada dua kemungkinan yang didapatkan yakni berhasil dan gagal. Bagi yang berhasil mereka akan merasa beruntung dan bersyukur atas keberhasilan usahanya. Sebaliknya bagi mereka yang gagal harus bisa menerima kenyataan dan berusaha lebih keras lagi.

Seiring berjalannya waktu, orang yang masih gagal dalam usahanya akan merasa bosan dan jenuh terhadap hidupnya yang masih saja stuck di titik yang sama. Apalagi ditambah dengan komentar pedas orang lain terhadap dirinya yang tentunya akan membuat pikiran semakin kacau. Namun, berlarut-larut dalam suasana sedih itu tidaklah baik. Harus ada solusi dan gebrakan baru yang dilakukan untuk merubahnya. Sayangnya, bagi orang yang sudah putus asa tidak banyak yang mengakhirinya dengan hal yang dilarang seperti bunuh diri. Na’uzubillahiminzaalik

Sungguh naas, orang yang  tidak melibatkan Allah dalam segala urusannya. Padahal, Allah adalah zat yang paling mengerti, pemurah dan pemaaf terhadap hamba-Nya. Disaat semua orang meninggalkan akibat kesalahan yang diperbuat, namun Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya. Selama kita masih melibatkan Allah disetiap langkah kita pasti Allah akan memberikan kemudahan seberat apapun cobaan yang kita hadapi. Sesuai dengan firman Allah Q.S Al-insyirah ayat 6 yang menyatakan bahwa "Sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan".

Oleh karena itu, apapun yang kita hadapi dan lakukan di dunia jangan pernah melupakan Allah sebagai zat Pencipta seluruh isi alam semesta ini. Jangan jadikan masalah yang kita hadapi untuk membuat kita jauh dari Sang Khaliq (zat yang Maha Pencipta), justru dengan adanya cobaan kita dapat memperbanyak diri dengan ibadah, intropeksi diri dan selalu bersyukur.

(Cawan WP : Lisa Aprilia)

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai