Tuesday, June 22, 2021

Toleransi Bukan Hanya Sekedar Kata



WAWASAN PROKLAMATOR-, Indonesia merupakan negara multikultural yang berarti bahwa Indonesia memiliki beranekaragam kebudayaan, suku, agama, serta ras. Perbedaan yang ada ini merupakan hal yang lumrah terjadi di masyarakat baik dari pendesaan sampai perkotaan.

Keanekaragaman yang ada mewajibkan setiap individu untuk mempunyai sikap toleransi. Toleransi memiliki arti yaitu sikap atau pemikiran untuk menghargai perbedaan yang ada baik itu perbedaan kebudayaan, suku, agama, serta ras. Toleransi telah banyak di edukasikan kepada masyarakat Indonesia mengingat bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman yang sangat menonjol.

Apakah toleransi sudah dilakukan oleh setiap masyarakat Indonesia saat ini? Rasanya tidak. Masih banyak masyarakat Indonesia yang melakukan diskriminasi ketika seseorang memiliki perbedaan di tengah-tengah lingkungan.

Toleransi bukan hanya sekedar kata tetapi terdapat makna yang sangat luas di dalamnya. Ketika kata toleransi sudah hilang maknanya maka hilang pula ketentraman serta kesejahteraan masyarakat. Semua akan merasa bahwa apa yang ia yakini dan percayai benar dan yang lain salah, bukan kah kita merasa bahwa saat ini sudah mulai kehilangan makna toleransi?

Terdapat banyak orang yang masih memojokkan agama tertentu, menertawakan golongan tertentu, bahkan menjauhi ras tertentu. Hal ini telah terjadi di sekitar kita mengingat bahwa teknologi yang terus berkembang, informasi yang cepat bisa disebarkan maka opini tentang intoleransi sering menjadi bacaan bahkan tontonan publik di Indonesia.

Toleransi bukan mengharuskan seseorang untuk mengingkuti setiap kegiatan agama yang ada di Indonesia, bukan juga berusaha untuk masuk kedalam suku tertentu. Toleransi berarti bahwa bagaimana cara pandang serta bertindak kita akan perbedaan yang ada, tidak saling mengejek, menjatuhkan, atau bahkan menghasut. Mengingat bahwa dari lahir pun setiap manusia tidak dilahirkan sama tetapi juga memiliki banyak sekali perbedaan yang ada.

Ketika toleransi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat maka kehidupan akan berjalan secara harmonis. Toleransi ini penting dibina sejak seseorang memasuki usia anak-anak mengingat karakter anak-anak yang suka meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Ketika orang disekitar menunjukkan sikap intoleransi maka anak-anak yang lahir dari lingkungan tersebut akan bersikap intoleransi ketika mereka dewasa begitupun sebaliknya. Maka dari itu pentingnya setiap individu untuk mempunyai sikap toleransi yang tinggi agar terbentukya karakter bangsa yang kuat. Pertanyaan besar dan menjadi tugas kita adalah kapan karakter bangsa ini benar-benar terbentuk?

Mengingat bahwa informasi yang ada sangat cepat disebarluaskan, mengharuskan setiap individu memiliki cara pandang yang luas. Serta bisa memilah informasi agar tidak mudah terhasut akan opini mengenai kebudayaan, agama, suku, serta ras yang tidak benar. Bukan mengharuskan untuk setiap individu memiliki pemikiran yang sama karena pada dasarnya hal ini tergantung kepada pribadi masing-masing.

(Cawan WP : Febry Rahayu)

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai