Perseteruan Rapat Pemilihan Umum Raya Mahasiswa FTSP dan FTI Berujung Ricuh

Tata WP
782
Sumber Foto: TikTok @triokta

WAWASANPROKLAMATOR,- Perseteruan terjadi antara mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) serta Fakultas Teknik Industri (FTI) dengan adanya korban luka dan kerusakan pada beberapa kendaraan motor. Keributan massa ini terjadi di Kampus Proklamator I, Universitas Bung Hatta pada 04 Juni 2024.

Kerusuhan ini berawal dari kronologi lembaga selingkup universitas akan mengadakan rapat Pemilihan Umum Raya (Pemira). Kemudian, dikarenakan diseluruh Sumatera mati lampu, rapat pertama kali bertempat di kampus II dialihkan ke kampus I yang diprediksi lampu sekitar Ulak Karang hidup. Lalu, saat ingin berdiskusi ada salah seorang massa melontarkan perkataan frontal memicu perdebatan hangat kedua belah pihak tersebut.

Amrizal, keterangan salah satu Satuan Pengaman (Satpam) penjaga shift malam, menjelaskan, kejadian yang menuai perpecahan kedua belah pihak. Ia juga menambahkan, jika Mahasiswa FTI membawa massa ke Kampus Proklamator I dan terjadi perdebatan diantara mereka.

“Awal mula permasalahan tersebut yaitu pertengkaran antara mahasiswa teknik mesin dan sipil bermain futsal dilanjutkan miskomunikasi kemudian berlanjut pada perpindahan rapat pemira dari kampus II ke kampus I. Kerusuhan terjadi ketika massa pihak FTI datang ke kampus I dan terdapat adu mulut dengan FTSP yang berujung pecahnya kekacauan malam itu,” jelasnya

Widdia menambahkan, salah seorang warga setempat kampus merasa terganggu dan mengambil tindakan. Ia juga menjelaskan, jika dari pihak pimpinan universitas ikut serta menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Keributan yang berujung ricuh membuat salah seorang warga yang merupakan salah satu anggota Polisi Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) bernama Farhan keluar dari rumahnya dan melakukan tembakan memberi peringatan agar massa tenang dan bubar. Farhan melaporkan anggota kepolisian yang lain untuk berjaga-jaga jika terjadi kekacauan yang lebih parah, kejadian ini membuat Wakil Rektor (WR) III turun tangan dan mengusulkan agar mahasiswa FTI dan FTSP membuat surat kesepakatan agar tidak bersteruan lagi,” tutupnya.

 

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

#12473
Beri Pembekalan Mahasiswa KKN-PPM (T) dengan Paduan dan Ilmu

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

#12473
Beri Pembekalan Mahasiswa KKN-PPM (T) dengan Paduan dan Ilmu
Menu