WAWASANPROKLAMATOR,- Gunung Marapi terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), erupsi pada Minggu, 02 Desember 2023 sekitar pukul 14.54 Waktu Indonesia bagian Barat (WIB). Hingga pukul 08.20 WIB tadi, gunung Marapi masih mengeluarkan semburan abu vulkanik.
Dilansir dari beberapa sumber, saat ini sebanyak 26 pendaki masih terjebak di sekitaran daerah Gunung Marapi. Diantaranya terdapat satu orang mahasiswi Universitas Bung Hatta dari Program Studi (Prodi) Quantity Surveying (QS) atas nama Lenggo Baren.
Muhamman Roafi Alfarezi, Ketua Himpunan (Kahim) QS, membenarkan salah satu mahasiswi QS terjebak di bencana letusan Gunung Marapi tersebut. Ia menjelaskan, Lenggo mendaki dari Sabtu pagi hingga saat ini belum mendapatkan informasi pasti.
“Memang benar mahasiswi atas nama Lenggo Baren dengan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) 2310015410018 berasal dari Prodi-QS. Lenggo berangkat dari Padang sejak Jumat, lalu mulai mendaki pada Sabtu pagi tapi sedari erupsi hingga detik ini belum ada informasi yang pasti mengenai korban,” jelasnya.
Lebih lanjut Roafi mengujarkan, informasi yang didapat dari salah seorang rombongan Lenggo yang berhasil dievakuasi, Lenggo dan gerombongan camping di lapangan bola di sekitaran Tugu Abel. Lebih dalam Roafi mengutarakan, pada saat erupsi, Lenggo dan rombongan telah sampai di Cadas Gunung Marapi. Selain itu, ia juga menambahkan, informasi ini belum bisa dipastikan kebenarannya dikarenakan informan masih shock dan belum sadar sepenuhnya.
“Kata dari salah seorang rombongan Lenggo, mereka camping di sekitar area lapangan bola di dekat Tugu Abel. Saat terjadi erupsi, rombongan telah sampai di Cadas Gunung Marapi. Tetapi informasi ini belum bisa dipastikan dikarenakan informan masih dalam keadaan terpukul dan belum sadar seutuhnya,” utaranya.
Jeje WP
Wawasanproklamtor.com Jauh Lebih Dekat