Sosialisasi IISMA 2023: Ajang Pengenalan Budaya ke Luar Negeri

Cawan WP: Muhammad Iqbal
656
Sumber foto: Muhammad Iqbal

WAWASANPROKLAMATOR,- Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) mengadakan sosialisasi program kesempatan belajar di perguruan tinggi di seluruh dunia khususnya untuk Indonesia bagian timur. Kegiatan ini berlangsung secara Dalam Jaringan (Daring) via Zoom Meeting, Rabu (22/02/2023).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah (UNAMIN) Sorong, Dr. Muhammad Ali, Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Dr. Rustamadji, Ketua IISMA, R Rachmat A Sriwijaya, D.Eng. yang diwakili oleh Hilda Cahyani, PhD., Senior Manager Operasional dan Pengelolaan Program IISMA, Andi Rahadiyan Wijaya, PhD, serta mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Ali mengucapkan terima kasih atas dukungan pemeritah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang mengadakan program ini. Ia memaparkan, salah satu mahasiswanya lolos pada program IISMA dan melaksanakan studi satu semester di Italia, dengan harapan dapat memberi semangat terhadap mahasiswa lainnya.

“Terima kasih kepada Kemendikbudristek yang menggagas pertukaran pelajar internasional ini. Adanya mahasiswa yang lolos dapat memberi motivasi tersendiri kepada peserta yang ada di Papua tentang studi perguruan tinggi ternama di luar negeri. Tentu nilai budaya dapat diperkenalkan di negara luar sana,” ucapnya.

Rustamadji menuturkan, ia bersyukur atas dilibatkannya dalam program ini serta mengubah mindset para putra-putri di perguruan tinggi. Ia berharap kepada mahasiswa dapat berkontribusi positif dan menjadi lebih produktif.

“Mudah-mudahan kegiatan ini mendapatkan hasil yang memuaskan dengan ikhtiar dan doa dari semua. Kedepannya bisa membawa manfaat bagi kami, Tanah Papua, juga untuk Indonesia,” tuturnya.

Hilda, mengucapkan, dukungan oleh pimpinan terutama Rektor dan para dosen sangat diharapkan untuk mendampingi calon awardee yang mendaftar pada program ini. Pendaftaran dibuka pada 08 Februari, dan dilanjutkan sampai awal Maret.

“Semangat para rektor dan dosen dalam menuntun mahasiswa untuk mendaftar pertukaran ini. Antusias mereka akan jauh lebih tinggi dari sebelumnya,” ucapnya.

Andi menjelaskan, total pendaftar pada wilayah Papua tergolong sedikit dibanding kawasan lainnya. Diselenggarakannya sosialisasi program ini, ia berharap dapat mendorong mahasiswa wilayah Papua untuk segera mempersiapkan diri untuk mendaftar.

“Pendaftar masing-masing provinsi di Papua hanya lima orang, sementara pada Papua Barat baru empat orang yang mendaftar. Sebab itu kami sangat ingin membuka peluang dengan mengadakan kegiatan ini,” jelasnya.

Ia juga memaparkan, program ini adalah skema beasiswa dari Kemendikbudristek mobilitas di universitas dan industri terkemuka di luar negeri. Intinya adalah membiayai mahasiswa Indonesia untuk berkesempatan studi di luar negeri dalam satu semester.

“Mahasiswa penting untuk studi ke luar negeri, kalau sekadar mempelajari pendidikanya maka kita bisa melakukanya secara online. Tetapi dengan berinteraksi, bagaimana budaya mereka tidak mungkin rasanya didapatkan kalau kita tidak mengalaminya sendiri,” tutupnya.

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Grand Launching IISMA 2023, Program Pertukaran dengan Segudang Manfaat
Beri Pemahaman Public Speaking, UKM-Diorama Proklamator Gelar Seminar dan Workshop

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Grand Launching IISMA 2023, Program Pertukaran dengan Segudang Manfaat
Beri Pemahaman Public Speaking, UKM-Diorama Proklamator Gelar Seminar dan Workshop
Menu