Masa Magang Berakhir, Cawan UKPM-WP Resmi Dikukuhkan

Ayu WP
233

WAWASANPROKLAMATOR,- Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Wawasan Proklamator (UKPM-WP) Universitas Bung Hatta menggelar pengukuhan Calon Wartawan (Cawan) angkatan 2021. Kegiatan ini berlangsung di Pantai Pasir Jambak, Minggu (18/09/2022).

Pengukuhan merupakan simbol seremonial cawan yang telah menyelesaikan masa magang. Cawan sudah melalui 7 bulan masa magang dan proses yang dilalui selanjutnya adalah pengukuhan menjadi wartawan aktif.

Ketua Pelaksana (KP), Fidiah Elfi Yosi memaparkan, salah satu contoh persiapan yang dilakukan seperti menghubungi dewan dan alumni UKPM-WP untuk menghadiri rangkaian acara pengukuhan ini. Perencanaan dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan sebelum dimulainya sidang dan pengukuhan.

“Tentu banyak persiapan yang di rencanakan sebelum penobatan dilangsungkan. Panitia berusaha mempersiapkan segalanya dengan matang agar acara ini berjalan lancar,” paparnya.

Febry Rahayu, Pimpinan Umum (PU) UKPM-WP menjelaskan, pengukuhan merupakan Program Kerja (Proker) Divisi Kaderisasi yang wajib dilakukan setiap kepengurusan untuk melanjutkan pengkaderan. Ia berharap, para wartawan aktif tidak hanya mendalami organisasi sesuai minat dan bakat tetapi juga belajar bagaimana mengembangkan karakter yang ada pada diri serta belajar cara bersosialisasi dengan baik.

“Salah satu proker wajib kaderisasi adalah proses pengkaderan bertahap, dimulai penjaringan, melakukan magang, hingga dikukuhkan menjadi wartawan aktif. Harapan saya untuk cawan yang sudah dikukuhkan dapat berjuang menjadi keluarga besar Wawasan Proklamator yang memiliki solidaritas yang tinggi dan tidak saling meninggalkan satu sama lain,” jelasnya.

Salah satu Dewan UKPM-WP yang menghadiri pengukuhan, Leonardus Gunawan mengaku bahagia sebab  proses kaderisasi di WP khususnya untuk keanggotaan berjalan dengan baik. Ia menuturkan, dengan dikukuhkannya anggota baru tentu akan menjadi tantangan bagi pengurus maupun yang bersangkutan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Senang masih bisa ikut serta dalam acara pengukuhan anggota baru dan proses kaderisasi keanggotan berjalan sangat baik. Setelah menjadi anggota baru, harus bisa menyesuaikan diri dengan dunia pers yang teguh dengan nilai idealisme dan independensinya, bagiamana membuat karya jurnalistik maupun berita tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Tetap berpedoman pada kaidah jurnalistik dan aturan-aturan yang berlaku di dunia pers sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika ingin bergabung menjadi keluarga besar Wawasan Proklamator syaratnya sederhana, yaitu sungguh-sungguh dan ingin mengetahui apa yang ada di organisasi ini. Bukan hanya sekadar menjadi anggota, mendapat tanda pengenal kemudian menghilang begitu saja.

“Loyalitas dan kesungguhan adalah bukti menjadi keluarga besar WP. Wartawan aktif yang baru harus bisa memilah mana antara organisasi dan urusan pribadi agar tetap terjalin komunikasi yang baik satu dengan yang lain,” tambahnya.

Tari Gusti Rahayu, cawan yang baru dikukuhkan menjadi wartawan aktif menjelaskan, rasa senang, haru dan bangga karena perjuangan selama 7 bulan lamanya membuahkan hasil yang baik. Ia berharap, teman-teman seperjuangannya bisa mengharumkan nama WP serta dapat bertanggung jawab penuh dan akan profesional kedepannya.

“Bangga kepada diri sendiri yang sudah bertahan hingga detik ini, rasa haru yang campur aduk dengan senang bisa melalui ini semua bersama cawan lainnya. Harapan saya untuk wartawan aktif tetap memiliki rasa solidaritas dan profesional yang tinggi,” jelasnya.

Senada dengan Tari,  wartawan aktif lainnya, Feby Afifah Salfitri merasakan perasaan yang amat senang sebab telah menyelesaikan masa magang dan semua lelah akhirnya terbayarkan karena sudah resmi crew WP. Ia berharap, bisa meningkatkan kualitas diri sendiri dan teman-teman wartawan aktif lainnya ketika telah menjadi crew.

“Ucapan syukur untuk diri saya yang telah melewati banyak tahap untuk sampai di titik ini. Harapan saya semoga wartawan aktif bisa menjunjung loyalitas dan profesionalitas,” tutupnya.

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Prof. Diana Kartika, Guru Besar Sastra Jepang Universitas Bung Hatta Jadi Asesor Lembaga Akreditasi Internasional AQAS
Wadahi Minat dan Bakat Mahasiswa se-Kota Padang, Festival WTF Gelar Event Football

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Prof. Diana Kartika, Guru Besar Sastra Jepang Universitas Bung Hatta Jadi Asesor Lembaga Akreditasi Internasional AQAS
Wadahi Minat dan Bakat Mahasiswa se-Kota Padang, Festival WTF Gelar Event Football
Menu