Berbeda

Cawan WP: Tari Gusti Rahayu
166

Malam temaram yang gelap gulita
Isakan itu terdengar dengan nyata
Terdengar pilu di telinga
Sunyi nan begitu terasa

Gemuruh di hatinya
Gundah dinsepanjang malam
Diiringi nafas kasar yang berulang kali dikeluarkannya
Antara cinta dan Tuhannya
Bagai tembok besar di depan mata
Nyata kokoh berdiri menjadi penghalangnya
Yang tak berujung, kandas di jalanan

Seharusnya ia sadar ini akan berakhir sia-sia
Menyalahi aturan Tuhan
Bertahan akan keyakinan
Tuhan janjikan ganti yang seiman
Ia menyeka air mata
Gelar sajadah memohon doa
Semoga lekas membaik hatinya

 

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Wadahi Minat dan Bakat Mahasiswa se-Kota Padang, Festival WTF Gelar Event Football
Aku Diam

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Wadahi Minat dan Bakat Mahasiswa se-Kota Padang, Festival WTF Gelar Event Football
Aku Diam
Menu