Merdeka dari Standar yang Diciptakan Masyarakat

Cawan WP: Feby Afifah Salfitri
766
Sumber foto: Pinterest

WAWASANPROKLAMATOR,- “Sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa” begitulah yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pada alinea pertama. Dalam kehidupan bernegara kita memang sudah merdeka, tapi dalam kehidupan sehari-hari apakah kita sudah termasuk pribadi yang merdeka ?

Tidak hanya merdeka dalam bernegara yang sangat penting, tapi merdeka dari segala standar masyarakat yang tidak masuk akal pun sangat perlu. Di tengah-tengah masyarakat sekarang ini kita acap kali mendengar, “perempuan cantik itu yang berkulit putih, tinggi dan langsing”. Padahal setiap wanita memiliki pesonanya masing-masing yang tidak dapat dipukul rata sama setiap orangnya.

Ada lagi stigma yang seperti ini, “Anak yang pintar adalah anak yang pandai matematika”, lalu bagaimana dengan anak-anak yang mumpuni di bidang seni? olahraga? atau mata pelajaran hafalan?. Benar, anak yang cepat hitung-hitungan adalah anak yang pintar, tapi bukan berarti yang berbakat di mata pelajaran lain bukan terhitung anak cerdas. Semua anak itu pintar pada bidangnya masing-masing, jadi jangan mematahkan bakat seorang anak agar ia mau terbuka di mana letak kelebihannya.

Lalu bagaimana cara menjadi manusia yang merdeka dari stigma masyarakat yang tidak berdasar ini? Sadarilah bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Jangan kecil hati dengan kelebihan orang lain, karena kita juga mempunyai keunggulan.

Lantas jika semua orang memiliki kelebihan yang sama, untuk apa Tuhan menciptakan banyak manusia di dunia ini? itu artinya agar Tuhan mempunyai hamba yang mempunyai kelebihan yang berbeda-beda. Berhentilah insecure dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu, mulai sekarang fokuslah pada hal yang ada dalam dirimu dan kembangkanlah.

Kamu bisa berhenti mengikuti stigma yang tidak masuk akal di masyarakat dengan merasa cukup dengan dirimu sendiri. Ketika kamu merasa cukup dengan dirimu otomatis tidak akan membandingkannya dengan pribadi lain, dan juga tidak berkecil hati jika orang lain tidak me-notice kelebihanmu, karena walaupun mereka tidak sadar dengan keunggulanmu, kamu tahu bahwa dirimu punya kelebihan dan kamu cukup dengan itu. Jadilah manusia yang merdeka dari standar yang tidak berdasar diciptakan masyarakat, karena kamu adalah versi terbaikmu yang tidak ditemukan pada diri orang lain.

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Kemerdekaan Juga Milik Perempuan
Negeriku

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Kemerdekaan Juga Milik Perempuan
Negeriku
Menu