Darmaedo: Tidak Ada Agama yang Ajarkan Penganutnya Lakukan Kekerasan

Cawan WP: Ayu Wulandari
339

WAWASANPROKLAMATOR,- Duta Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional Sumatera Barat (Sumbar) mengadakan Diskusi Publik yang bertajuk Pentingnya Moderasi Beragama bagi Generasi Muda dalam Merawat Kebhinekaan Indonesia. Kegiatan ini disertai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Duta Damai Sumbar dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Sinergi Islam dan Tradisi (Magistra) Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Aula FKUB Padang, Minggu (14/08/2022).

Acara ini dihadiri Prof.H.Salmadanis M.Ag, Ketua FKUB Kota Padang, Nuraini M.Ag, Koordinator Duta Damai Regional Sumbar, Darmaedo Putra dari Magistra Indonesia dan berbagai lintas organisasi agama serta Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang ada di Sumbar.

Dalam sambutannya, Nuraini memaparkan, diskusi publik ini merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Duta Damai Sumbar yang ke-5 bertepatan pada 17 Agustus mendatang. Duta Damai ini adalah relawan komunitas yang didukung oleh BNPT serta di bawah naungan Pusat Media Damai (PMD).

“Sebelum HUT Duta Damai, kami mengadakan berbagai kegiatan seperti diskusi publik ini. Komunitas ini sendiri didukung oleh BNPT dan bernaung di PMD,” paparnya.

Darmaedo, menyampaikan, dari judul diskusi publik Pentingnya Moderasi dalam kajian filsafat, penting itu sendiri masuk cabang aksiologi artinya ada nilai, manfaat, dan tujuan. Ia menambahkan, secara normatik tidak ada agama yang mengajarkan penganutnya untuk melakukan tindakan kekerasan, namun secara faktual histori tidak jarang kita jumpai tindakan itu justru dilakukan oleh mereka yang beragama.

“Salah satu bagian aksiologi penting masuk ke dalam kajian filsafat yang memiliki arti nilai, manfaat serta tujuan. Seperti yang diketahui agama mengajarkan banyak kebaikan baik untuk penganutnya, tetapi sering ditemui tindakan kejahatan dikerjakan umat yang memiliki agama,” ungkapnya.

Salmadanis, berharap akan kesiapan generasi muda dalam memahami kondisi Minangkabau sebagai ‘adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah’. Adat ialah kebiasaan turun temurun yang menjadi peradaban disisi lain, sarak sendiri adalah jalan yang ditempuh sesuai dengan kebiasaan atau dijadikan sebagai keyakinan.

“Masa sekarang generasi milenial diharapkan mengetahui serta memahami apa itu adat dan sarak. Turunnya undang-undang semakin jelas sehingga tidak saling menikung disebabkan kitab masing masing yang dijadikan pedoman,” harapnya.

Peserta Diskusi Publik, Virdia Safdalia, dari LPM Suara Kampus UIN Iman Bonjol Sumbar, menjelaskan, kegiatan ini sangat bagus tapi alangkah baiknya melibatkan banyak kalangan dikarenakan untuk menyuarakan keberagaman itu dibutuhkan banyak orang. Ia berharap, dengan kegiatan ini bisa lebih membuka pandangan banyak orang.

“Untuk menyamakan perspektif antar komunitas itu kurang cukup karena menurut saya komunitas ini sebenarnya orang yang sudah toleran, yang belum menanamkannya adalah masyarakat umum. Harapan saya kedepannya bisa mengadakan penyuluhan kepada masyarakat umum,” jelasnya.

Sabri Siritoitet, dari forum Mahasiswa Mentawai Sumbar menuturkan, mengenai kegiatan ini sebagai generasi muda harus peka terhadap lingkungan sosial. Ia berharap, akan banyak kegiatan yang diadakan oleh duta damai kedepannya.

“Menjadikan duta damai sebagai wadah untuk generasi milenial berpikir lebih kritis lagi. Harapan saya untuk kedepannya lebih banyak lagi kegiatan yang dilaksanakan oleh duta damai,” tutupnya.

Wawasanproklamtor.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Universitas Bung Hatta Gelar Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta Jadi Finish Bung Hatta Ultra Run

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Universitas Bung Hatta Gelar Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta Jadi Finish Bung Hatta Ultra Run
Menu