Pentingnya Komunikasi Antara Orang Tua dan Anak

Cawan WP: Feby Afifah Salfitri
518
Sumber: Tirto.ID

WAWASAN PROKLAMATOR,- Harapan pertama dari banyaknya orang yang menikah adalah memiliki momongan. Euforia orang tua yang baru mempunyai anak adalah merasa sangat bahagia, dari sana timbul banyak harapan untuk kecemerlangan masa depan si anak. Sayangnya, banyak keinginan orang tua menjadi beban bagi anak ketika beranjak dewasa dalam perjalanan menemukan jati dirinya.

Kenapa harapan orang tua bisa menjadi beban bagi anak? Hal ini biasanya terjadi karena berbeda pandangan. Contohnya banyak orang tua yang ingin anaknya menjadi dokter tapi bakat dan minat anak tersebut berkeinginan menjadi guru. Kadang alasannya karena dulu sang orang tua tidak kesampaian meraih sekolah kedokteran, sebenarnya hal ini sah-sah saja asalkan orang tua mengkomunikasikannya dengan baik dan disanggupi oleh anak.

Kenyataannya banyak orang tua, langsung menentukan masa depan anak tanpa berdiskusi dengannya. Seharusnya, ada kompromi dari dua belah pihak. Orang tua tidak boleh sesuka hatinya menentukan masa depan anak. Anak pun tidak boleh untuk tidak melibatkan orang tuanya dalam keberlangsungan hidupnya.

Bukankah anak wajib mematuhi orang tuanya? Benar, tapi anak pun punya hak akan dirinya sendiri. Ia punya hak merencanakan masa depannya sesuai keinginannya sendiri, dan peran orang tua adalah mengawasi serta mengarahkannya. Takutnya jika dipaksakan, timbul perlawanan dari anak yang mengakibatkan ke tidak harmoniskan dalam keluarga.

Menjalin komunikasi yang baik di dalam keluarga sangat penting. Membangunnya dengan cara menghormati masing-masing hak anggota keluarga dan mengajak diskusi ketika berbeda pandangan agar tidak timbul keretakan dalam rumah tangga.

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Mengapa Aku Menulis?
Sempat Terhenti karena Pandemi, JLPT Kembali Dilaksanakan di Universitas Bung Hatta

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Mengapa Aku Menulis?
Sempat Terhenti karena Pandemi, JLPT Kembali Dilaksanakan di Universitas Bung Hatta
Menu