Nestapa

Febry WP
497

Pertemuan kita menjadi anugerah yang tak pernah ku sangka

Menyapa dan saling memberikan senyum keakraban

Tertawa layaknya tak ada beban kehidupan

Menangis seolah hidup akan berakhir

 

Merangkai cerita masa muda bersama

Menilik kelamnya kehidupan

Aku kira akhirnya kau akan mengerti keputusanku

Mengerti bahwa waktuku tak banyak seperti dulu

 

Namun nyatanya tak ada yang bisa mengerti kehidupan yg dijalani

Layaknya Bagaskara disiang hari yang tak memahami chandra di malam hari

Kenyataan yang pahit

Sepahit kopi hitam yang diseruput dini hari

 

Tak apa

Tak apa jika kau tak bisa mengerti

Jika memang angin membawa mu ke timur

Dan aku berjalan ke barat

Kenangan bersamamu selalu ku kenang

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

 

 

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Toleransi Hanya Untuk Perbedaan Bukan Penyimpangan
Carnaval Millenial Safety, Bazar Kekinian untuk Jalin Keakraban

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Toleransi Hanya Untuk Perbedaan Bukan Penyimpangan
Carnaval Millenial Safety, Bazar Kekinian untuk Jalin Keakraban
Menu