Prodi TRET Resmi Launching, Siap Terima Mahasiswa Baru 2022/2023

Nada Salsabilla
522

WAWASAN PROKLAMATOR,- Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Bung Hatta membuka Program Studi (Prodi) baru yaitu Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan (TRET) jenjang Diploma 4  (D4) atau setara Strata 1 (S1) untuk tahun ajaran 2022/2023. Prodi ini resmi diluncurkan pada 28 Juni 2021, Jumat (08/04/2022).

Prof.Dr.Eng Reni Desmiarti, S.T., M.T, Dekan FTI Universitas Bung Hatta, mengatakan, Prodi TRET adalah gabungan dari Prodi Teknik Elektro, Teknik Industri dan Teknik Kimia. Penyusunan kurikulum bekerja sama dengan Perseroan Terbatas (PT) Supreme Energy Muaro Labuh dan Institut Fur Angewandtes Stoffstrommanagement (IfaS) Birkenfeld-Germany dalam upaya mendukung pengembangan Energi Terbarukan di Sumatera Barat (Sumbar). Kerja sama ini juga di bawah koordinasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar.

“TRET merupakan gabungan tiga jurusan dan telah berhasil menjalin kerja sama dengan beberapa pihak. Selain itu, FTI akan terus melakukan kerja sama dengan lembaga ataupun industri lainnya pada waktu mendatang,” ujarnya.

Reni memaparkan, alasan penundaan pembukaan pendaftaran untuk prodi ini pada tahun ajaran lalu. Kurang matangnya persiapan dalam menyediakan fasilitas pendidikan menjadi salah satu diundurnya launching Prodi TRET. Saat ini, sudah ada Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FTI dengan Dinas Pendidikan, Dinas ESDM Sumbar,  Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) untuk proses pendidikan, sarana dan prasarana laboratorium serta sharing dosen.

“Karena kita perlu persiapan matang untuk menyediakan fasilitas pendidikan. Prodi ini sudah bekerjasama dengan berbagai lembaga,” paparnya.

Ketua Prodi (Kaprodi) TRET, Erda Rahmilaila Desfitri, S.T, M. Eng, Ph. D, mengungkapkan, sistem perkuliahan yang digunakan yaitu  30% teori, sebanyak 43 Satuan Kredit Sementara (SKS) dan 70% atau sejumlah 102 SKS praktek. Kegiatan pembelajaran praktek akan  dilaksanakan di laboratorium FTI dan di industri energi terbarukan yang sudah memiliki kerjasama dengan FTI seperti kawasan geotermal, energi surya, energi air dan biomassa dan seluruh pembangkit listrik di dalam ataupun luar Sumbar.

“Sistem perkuliahan yang diaplikasikan yaitu materi dan implementasi. Pelaksanaan  pratikum diadakan di laboratorium FTI dan di beberapa industri energi terbarukan yang sudah bekerj asama dengan FTI,” ungkapnya.

Ella berharap, prodi ini dapat diperhatikan oleh calon mahasiswa baru. Dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang banyak, juga membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang komprehensif. Hadirnya Prodi TRET diharapkan semakin bisa memaksimalkan SDA lokal yamg ada.

“Semoga Prodi TRET ini diterima dan diminati  masyarakat khususnya calon mahasiswa. Karena saat ini kita memiliki SDA yang melimpah tetapi kita kekurangan SDM untuk mengolah bahan alam tersebut,” paparnya.

Ia juga menambahkan, sasaran penerimaan mahasiswa tahun ini adalah 15 orang. Dibutuhkan  mahasiswa yang teliti, detail, senang melakukan riset, bisa bekerja sama dengan tim, tekun, kritis, senang menganalisis dan memecahkan masalah serta memiliki semangat belajar tinggi juga bersedia dibimbing.

“Target penerimaan mahasiswa tahun sekarang yaitu 15 orang orang. Calon mahasiswa ini adalah orang yang teliti, mau melakukan penelitian, dan memiliki teamwork yang bagus,” katanya.

Lisa Aprilia, Mahasiswa Prodi Teknik Kimia angkatan 2019, menuturkan, rasa bangga dan bahagia dengan hadirnya Prodi TRET. Ia berharap, prodi ini dapat melahirkan engineer muda yang memberikan solusi terhadap permasalahan energi khususnya di Indonesia.

“Senang dengan launchingnya Prodi TRET. Harapan saya prodi ini dapat melahirkan teknisi muda yang berkompeten di bidangnya,” tuturnya.

Seiring dengan Lisa, Eko Kurnia Putra, Mahasiswa Prodi Teknik Elektro angkatan 2019, mengungkapkan, Universitas Bung Hatta menjadi kampus pertama di Sumatera yang memiliki Prodi ini. Prodi TRET memiliki tujuan yang sangat berinovasi yaitu memanfaatkan energi alam sebagai pengganti energi fosil.

“Universitas Bung Hatta sebagai kampus perdana di Sumatera yang menyediakan Prodi TRET. Prodi ini bertujuan mendayagunakan energi alam sebagai penukar energi fosil,” tutupnya.

Wawasanproklamator.com Jauh Lebih Dekat

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Cawan UKM-Medika Ikuti PJTD Untuk Tahapan Jadi Anggota Tetap
Tips Membeli Peralatan Bullet Journal

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Cawan UKM-Medika Ikuti PJTD Untuk Tahapan Jadi Anggota Tetap
Tips Membeli Peralatan Bullet Journal
Menu