Telaga Merah

Cawan WP : Feby Afifah Salfitri
444

Wajah putih pucat pasi

Tatapan lurus tak berisi

Nyawa tak terurus seakan mati

 

Hati yang beku terkunci

Lidah nan kelu membisu

Bibir retak tak bergerak

 

Ketika kelam malam menyapa

Ia diam tertunduk

Bulir bening itu pecah

 

Membuat tuan tak berkutik

Akan hujan yang terus menghujam pelupuk mata

Hingga terciptalah telaga

 

Telaga itu merah

Bergulir hujan di telaga yang tak kenal waktu

Rintiknya menggemuruhkan guratan kelam di tengah malam

 

Kini tuan itu tegak

Berjalan setapak demi setapak

Untuk membutakan masa lalu yang telah ia depak

Wawasanproklamator.comJauh Lebih Dekat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Berita Terkait

Kesendirianku Tanpa Dirimu
Sampaikan Pesan

TERBARU

Iklan

TERPOPULER

Berita Terkait

Kesendirianku Tanpa Dirimu
Sampaikan Pesan
Menu