Thursday, August 05, 2021
Menolak Omnibuslaw, Masa Aksi Kembali Menyambangi Gedung DPRD Sumbar

Menolak Omnibuslaw, Masa Aksi Kembali Menyambangi Gedung DPRD Sumbar



WAWASAN PROKLAMATOR,- Masa aksi yang tergabung dalam Lingkar Mahasiswa Minang Kabau Raya (Limamira) menggelar aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, pada Kamis (8/9/2020).

Dalam orasinya mahasiswa menyuarakan penolakan karena telah di sahkannya Undang Undang (UU) Cipta lapangan kerja oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Agus Ferliandi selaku Koordinator Umum aksi mengatakan tuntutan yang disampaikan kepada DPRD Sumbar untuk aksi kali ini tentunya menolak dengan keras Omnibuslaw atau Undang Undang Cipta Kerja.

"Kita mengharapkan DPRD menyampaikan aspirasi ini ke pusat di mana kami mengharapkan adanya forum diskusi antara DPRD dengan mahasiswa," ujarnya.

Tuntutan lainnya adalah adanya bukti yang jelas dari pihak DPRD Sumbar bahwa aspirasi mahasiswa tersebut telah disampaikan ke DPR RI.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh masa aksi, agar proses aspirasi bisa disampaikan dengan baik, tanpa harus ada aksi yang merusak citra dari mahasiswa itu sendiri, dan selalu berjalan baik untuk kedepannya.

Aksi diakhiri dengan aksi bersih-bersih mengumpulkan atribut-atribut aksi yang berserakan, dan membubarkan diri secara tertib.

Leo WP

WawasanProklamator.com jauhlebihdekat

Share on:

Komentar:

Kirim Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yang mungkin disukai