BUNG HATTA MUDA

Mahasiswa Universitas Bung Hatta  Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Minggu, 23 Februari 2020

WAWASAN PROKLAMATOR,- Riri Agusti Muchtar mahasiswi dari Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) angkatan 2019...

MAHASISWA UNIVERSITAS BUNG HATTA MASUK 15 BESAR FINALIS DUTA PDAM KOTA PADANG 2019

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Masuk 15 Besar Finalis Duta PDAM Kota Padang 2019

Minggu, 29 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Leonardus Gunawan mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan...

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Senin, 23 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Yubilio Zuli mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2018 peroleh juara ke-3 dalam...

FEATURE

Jumat, 05 Juni 2020

Dila WP

Lebaran Ditengah Pandemi COVID-19

foto thumbnailWAWASAN PROKLAMATOR,- Tepat satu minggu lalu takbir menggema diseluruh penjuru negeri, seluruh umat muslim di dunia termasuk Indonesia menuju hari...

Aliansi BEM SB Lakukan Aksi di Bundaran Depan Gedung DPRD

Rabu, 26 Agustus 2020 | 12:22:19 WIB Share
Aliansi BEM SB Lakukan Aksi di Bundaran Depan Gedung DPRD

Orasi Aksi Menolak Omnibuslaw di Bundaran Depan Gedung DPRD

WAWASAN PROKLAMATOR,- Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat bersama Federasi Serikat Pekerja Mental Indonesia (FSPMI) melakukan aksi kreatif menolak omnibus law (25/8/2020).


Masa Aksi dari berbagai perguruan tinggi di Sumbar menyuarakan aspirasi dalam rangka menolak Omnibuslaw RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang dinilai cacat prosedur dan bermasalah.

Koordinator Aksi BEM KM Universitas Andalas, Abdul Afif, mangatakan aksi kreatif ini merupakan orasi singkat dari masing-masing perwakilan kampus di Sumbar dan pernyataan sikap untuk menolak Omnibuslaw. 

"Kami menolak omnibuslaw karena bertentangan dengan pembuatan undang-undang sebelumnya dan cacat prosedur," tegasnya.

Abdul Afif menambahkan, mahasiswa sebagai corong pergerakan dihimbau untuk terus mengawal regulasi-regulasi yang akan di buat oleh pemerintah dan wakil rakyat, agar nantinya kesejahteraan tetap berjalan dengan baik tentunya dengan regulasi yang berlaku.

Aksi yang dimulai pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB. Masa aksi berencana memenuhi bundaran di depan gedung DPRD Sumbar.

Disamping itu dalam melakukan aksi, perangkat aksi sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, dan mentaati protokol kesehatan selamat berlangsungnya aksi melokasi Omnibuslaw tersbut.

Aksi ditutup dengan membagikan selebaran tentang dampak-dampak Omnibuslaw yang cacat prosedur dan merugikan kalangan pekerja maupun rakyat pada umumnya.


Leo WP

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar