BUNG HATTA MUDA

Mahasiswa Universitas Bung Hatta  Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Minggu, 23 Februari 2020

WAWASAN PROKLAMATOR,- Riri Agusti Muchtar mahasiswi dari Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) angkatan 2019...

MAHASISWA UNIVERSITAS BUNG HATTA MASUK 15 BESAR FINALIS DUTA PDAM KOTA PADANG 2019

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Masuk 15 Besar Finalis Duta PDAM Kota Padang 2019

Minggu, 29 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Leonardus Gunawan mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan...

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Senin, 23 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Yubilio Zuli mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2018 peroleh juara ke-3 dalam...

FEATURE

Jumat, 05 Juni 2020

Dila WP

Lebaran Ditengah Pandemi COVID-19

foto thumbnailWAWASAN PROKLAMATOR,- Tepat satu minggu lalu takbir menggema diseluruh penjuru negeri, seluruh umat muslim di dunia termasuk Indonesia menuju hari...

Audiensi dengan Pimpinan Universitas Bung Hatta, Mahasiswa Bawa Beberapa Permasalahan Penting

Selasa, 19 Mei 2020 | 06:57:42 WIB Share
Audiensi dengan Pimpinan Universitas Bung Hatta, Mahasiswa Bawa Beberapa Permasalahan Penting

WAWASANP ROKLAMATOR,- Lembaga selingkup Universitas Bung Hatta kembali menyambangi gedung rektorat untuk mengadakan audiensi, dalam audiensi tersebut menghadirkan rektor, jajaran wakil rektor, serta perwakilan lembaga yang ada di universitas Bung Hatta, Senin (18/5/2020) bertempat di Gedung B, Kampus Proklamator I, Ulak Karang, Padang.

Audiensi tersebut merupakan pertemuan lanjutan, dimana pada pertemuan pekan lalu, mahasiswa belum mendapatkan keputusan mengenai aspirasi yang disampaikan, sehingga perlunya mahasiswa mengadakan audiensi lanjutan bersama pimpinan kampus, yang dalam hal tersebut rektor beserta jajaran.

Dalam audiensi tersebut mahasiswa membawa bebarapa permasalah penting yang diantaranya sulitnya mahasiswa mengakses perkuliahan secara daring, serta pengurangan uang kuliah pada tahun akademik saat ini.

Ketua BEMMU, Fajri Indra Pratama, menyatakan audiensi yang diadakan merupakan sarana untuk menjembatani aspirasi dan keluhan yang dirasakan mahasiswa pada saat ini, serta memberikan saran dan masukan untuk kampus agar lebih baik.

Fajri juga mengatakan, ada beberapa fokus permasalahan yang disampaikan, yaitu  perkuliahan daring, serta pengurangan uang kuliah pada masa pandemi saat ini, ia menjabarkan banyaknya keluhan yang disampaikan kepada lembaga-lembaga sehingga perlunya solusi dan jalan keluar dalam permasalahan yang terjadi.

Selain itu uang kuliah menjadi hal yang sangat krusial untuk dicarikan solusinya secara bersama, dimana merebaknya wabah COVID-19 sangat berdampak kepada penghasilan orang tua mahasiswa dan kesulitan untuk membayar uang perkuliahan. "Dengan kembalinya kita audiensi, tentunya diharapkan kita mendapatkan solusi dan informasinya secara bersama," ujar Fajri.

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. DR. Tafdil Husni, S.E., M.B.A., mengatakan keluhan yang dirasakan mahasiswa tentunya sudah terdengar kepada pimpinan universitas, yang diantaranya susahnya akses jaringan untuk mengikuti perkulihan, dan terlalu mahalnya anggaran untuk membeli kuota internet, dan mahasiswa yang berada di kampung halaman pun sulit untuk mengakses perkulihan secara daring dan keluhan lainnya yang menyangkut perkuliahan daring.

Untuk mengatasi hal tersebut, kampus tentunya telah bekerjasama dengan beberapa provider yang ada diantarnya PT. Telkomsel untuk memberikan kuota yang tentunya irit biaya dan bisa dipakai sebagai sarana perkuliahan daring kepada semua mahasiswa.

"Kita telah bekerjasama dengan dengan instansi terkait untuk mengatasi hal tersebut, mudah-mudahan tidak ada lagi keluhan yang begitu berat untuk kedepannya terkait perkuliahan daring," tutur Tafdil.

Kemudian untuk hal pemangkasan uang kuliah, pimpinan kampus bersama dengan pihak yayasan tentunya telah mempertimbangkan berbagai aspek yang ada pada saat ini. Sehingga kampus sangat sulit untuk melakukan keputusan pemotongan biaya uang kuliah, dikarenakan pendapatan atau pemasukan kampus sebagian besar berasal dari biaya kuliah yang dibayarkan mahasiswa kepada kampus.

Tafdil Husni juga menambahkan, pada masa pandemi saat ini, pemasukan yang diterima kampus tidak mencapai target sehingga pengeluaran kampus tentunya harus tetap dikeluarkan, baik dalam sisi operasional maupun untuk membayar jasa, baik itu dosen, dan juga karyawan yang bekerja di kampus ini.

"Sulit rasanya uang kuliah dipotong, karna pemasukan kampus kita belum mencapai target yang ditentukan," ucapnya.

Audiensi lembaga dengan pimpinan kampus pun berlangsung dengan lancar, audiensi tersebut dimulai dari pukul 10.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.15 WIB Siang.

Leo WP

WawasanProklamator.com  Jauh Lebih Dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar