BUNG HATTA MUDA

Mahasiswa Universitas Bung Hatta  Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Minggu, 23 Februari 2020

WAWASAN PROKLAMATOR,- Riri Agusti Muchtar mahasiswi dari Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) angkatan 2019...

MAHASISWA UNIVERSITAS BUNG HATTA MASUK 15 BESAR FINALIS DUTA PDAM KOTA PADANG 2019

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Masuk 15 Besar Finalis Duta PDAM Kota Padang 2019

Minggu, 29 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Leonardus Gunawan mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan...

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Senin, 23 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Yubilio Zuli mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2018 peroleh juara ke-3 dalam...

FEATURE

Jumat, 08 November 2019

LEO WP

Pantai Padang, Gelora Alam Nan Memesona

2019-11-10 23:26:13WAWASAN PROKLAMATOR,- Sumatera Barat terkenal dengan segala pesonanya, baik dari wisata kuliner, budaya, serta alamnya nan indah tuk dikunjungi....

Masa Aksi Tolak Omnibus Law, Gedung DPRD Sumbar Di Pagari Kawat?

Jumat, 13 Maret 2020 | 16:51:49 WIB Share
Masa Aksi Tolak Omnibus Low, Gedung DPRD Sumbar Di Pagari Kawat?

WAWASAN PROKLAMATOR,- Ratusan personel l yang tergabung dalam  aparat kepolisian dikerahkan  untuk mengamankan aksi demo menolak omnibus law yang dikomandoi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat, di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumatera Barat, pada  Rabu (11/3/2020).

Kombes Pol Firly R. Samosir selaku Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Sumbar mengatakan keamanan diperketat dengan semaksimal mungkin oleh Polresta Padang, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan saat demonstrasi berlangsung.

“Masa aksi tentunya datang dengan jumlah yang banyak hingga ratusan orang sesuai dengan informasi yang di dapat oleh aparat keamanan” ujarnya 

Firly mengatakan jika  hal  ini dilakukan  demi mengingat dan menimbang agar demo rusuh yang terjadi pada waktu lalu tidak terjadi kembali, dan bisa bisa berorasi dengan tertib.

"Kita tidak ingin ada kerusuhan seperi waktu lalu, makanya pengamanan perlu diperketat"tegas Firly

Menurutnya pengamanan ini juga menimbang pegawai yang sedang berada dalam jam kerja. "Silakan menyampaikan aspirasi namun dengan cara yang tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku di undang-undang, dan kami juga melakukan keamanan sesuai dengan  aturan yang berlaku atau undang-undang yang berlaku" ujarnya kepada awak media.

Firly juga menambahkan, dari DPRD maupun pihak aparat kepolisian memberikan waktu kepada masa aksi untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan, tapi kepolisian akan tetap stand by untuk menjaga dan mengamankan, agar tidak terjadi kerusahan yang dapat merugikan sekitar.

Leonardus Gunawan

Wawasanproklamator.com Jauh lebih dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar