BUNG HATTA MUDA

Mahasiswa Universitas Bung Hatta  Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Minggu, 23 Februari 2020

WAWASAN PROKLAMATOR,- Riri Agusti Muchtar mahasiswi dari Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) angkatan 2019...

MAHASISWA UNIVERSITAS BUNG HATTA MASUK 15 BESAR FINALIS DUTA PDAM KOTA PADANG 2019

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Masuk 15 Besar Finalis Duta PDAM Kota Padang 2019

Minggu, 29 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Leonardus Gunawan mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan...

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Senin, 23 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Yubilio Zuli mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2018 peroleh juara ke-3 dalam...

FEATURE

Jumat, 05 Juni 2020

Dila WP

Lebaran Ditengah Pandemi COVID-19

foto thumbnailWAWASAN PROKLAMATOR,- Tepat satu minggu lalu takbir menggema diseluruh penjuru negeri, seluruh umat muslim di dunia termasuk Indonesia menuju hari...

Pendanaan Lama Keluar, Mahasiswa Budidaya Perairan 2016 Laksanakan Pratikum AMDAL Secara Tergesa-gesa.

Kamis, 04 Juli 2019 | 11:32:47 WIB Share
Pendanaan Lama Keluar, Mahasiswa FPIK 2016 Laksanakan Pratikum AMDAL Secara Tergesa-gesa.

WAWASAN PROKLAMATOR,- Mahasiswa jurusan Budidaya Perairan FPIK (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) angkatan 2016 Universitas Bung Hatta melaksanakan pratikum AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)  secara tergesa-gesa dan pengambilan data terbatas, Bertempat di Perairan Batang Kuranji, Padang, Kamis (04/07/2019).

Praktikum sebagai bagian dari pengajaran, guna mendapatkan kesempatan untuk menguji apa yang diperoleh dalam teori. Rencana pelaksanaan praktikum awalnya dilaksanakan sebelum minggu tenang dan harus tertunda yang disebabkan oleh lambatnya pendanaan pembelajaran keluar. Kendala ini membuat dampak bagi mahasiwa, sehingga proses pembelajaran mengalami tergesa-gesa dan harus selesai sebelum Ujian Akhir Semester.

Dosen pembimbing mata kuliah AMDAL, Dr. Harfiandri Damanhuri, S.Pi., M.Sc. mengatakan bahwa menganalisis Perairan Batang Kuranji untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari pembangunan yang telah  dilakukan seperti bangunan Basko (hotel dan mall) dan perumahan penduduk.

"Pengambilan sampel dan analisis sangat perlu baik dalam analisis fisika maupun kimia air," ujar Harfiandri.

Pengambilan sampel dengan metode sampling memiliki tiga titik diantaranya bagian hilir, bagian tengah (sejajar dengan bangunan basko) dan bagian hulu. Setelah melakukan pengambilan sampel, selanjutnya sampel tersebut dibawa ke labor untuk diuji TSS dan COD kemudian dilakukan analisis.

Harfiandri juga menambahkan, bahwa hasil analisis yang sudah diperoleh di laboratorium akan dibandingkan dengan peraturan yang sudah ada, untuk membandingkan apakah kondisi perairan tersebut sesuai dengan baku mutu air yang sudah ditetapkan atau tidaknya.

Yuza Era Nilva, mahasiswa jurusan Budidaya Perairan 2016 mengatakan rasa kecewanya terhadap pendanaan yang sempat tertunda dan berdampak bagi mahasiwa yang mengambil mata kuliah AMDAL.

"Pratikum AMDAL sebenarnya peluang yang bagus buat kita untuk bekerja. Namun, karena dana pratikum yang telat keluar maka pratikum sedikit tergesa-gesa," tuturnya.

LEO WP

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar