BUNG HATTA MUDA

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui “Pasti Hebat

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui

Senin, 08 April 2019

WAWASAN PROLAMATOR,- Dede Hermawan merupakan alumni Universitas Bung Hatta angkatan 2008  dan saat ini menjadi founder dan Chief Executive...

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus  Hingga The Special of Asdos

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus Hingga The Special of Asdos

Rabu, 06 Februari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Hanya di semester lima, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tidak benar-benar bulat. Sisanya, di semester satu, dua, tiga, empat,...

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Minggu, 13 Januari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Nur Amalina adalah Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta angkatan 2016 yang memiliki...

FEATURE

Minggu, 30 Desember 2018

Sari WP

Semangat Pedagang Kaki Lima di Usia yang Tidak Muda Lagi

foto thumbnailWAWASAN PROKLAMATOR- Mengawali menjual langsat diusia 40 tahun, hingga kini Pak Syaiful masih semangat dalam menjalani profesi nya sebagai pedagang...

Bantah Isu Miring, UKM Kesenian Proklamator Gelar Panggung Konfrontasi

Sabtu, 29 Juni 2019 | 11:04:15 WIB Share
Bantah Isu Miring, UKM Kesenian Gelar Panggung Konfrontasi

WAWASAN PROKLAMATOR,- Menyangkal isu-isu yang beredar dikalangan media dan masyarakat terkait penemuan botol minuman keras, Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian Proklamator (UKM-Kesprok) menggelar panggung konfrontasi di depan gedung  Career Development Center (CDC) Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, pada Jumat (28/06/2019).

Panggung konfrontasi ini menyajikan teater, musikalisasi puisi, dan musik. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kekecewaan UKM-Kesprok terkait isu-isu yang tengah beredar dikalangan publik yang sudah menjadi sorotan hangat.

Penanggung Jawab Panggung Konfrontasi, Yandi mengatakan panggung konfrontasi ini datang bukan dari ide individu manapun, namun menjadi sebuah tuntutan, dikarenakan hal yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang telah terjadi silam.

"Sebenarnya botol itu adalah media kami untuk berkarya dan tanpa ditanya-tanya, tiba-tiba botol itu menjadi penyebab nama buruk UKM-Kesprok, sedangkan dalam berkegiatan kami juga diketahui oleh senior kami, apakah itu pantas atau tidak dilakukan," ujarnya.

Selanjutnya, Yandi juga menegaskan target utama UKM-Kesprok yaitu memperbaiki nama, nama yang sudah menjadi sorotan di lingkup Universitas Bung Hatta maupun di kalangan  masyarakat luas. Dalam waktu dekat Kesenian Proklamator kembali akan mengangkat panggung konfrontasi diluar kampus dan akan menampilkan kepada masyarakat luar terkait berita yang beredar tidaklah benar.

Dede Syahputra, Ketua Kesenian Proklamator juga mengingatkan dan menegaskan kembali kepada rektor, pihak kepolisian dan pihak yang berwenang harus segera menyelesaikan permasalahan ini secepat mungkin sehingga mendapat titik temu dari permasalahan yang terjadi.

"Kesenian Proklamator memiliki kegiatan postif, segala barang bekas seperti botol minuman tadi, itu menjadi media karya bagi kami yang bakalan kami ubah menjadi karya yang positif," ujar Dede Ketua Kesenian Proklamator.

 

LEO WP

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar