BUNG HATTA MUDA

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui “Pasti Hebat

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui

Senin, 08 April 2019

WAWASAN PROLAMATOR,- Dede Hermawan merupakan alumni Universitas Bung Hatta angkatan 2008  dan saat ini menjadi founder dan Chief Executive...

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus  Hingga The Special of Asdos

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus Hingga The Special of Asdos

Rabu, 06 Februari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Hanya di semester lima, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tidak benar-benar bulat. Sisanya, di semester satu, dua, tiga, empat,...

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Minggu, 13 Januari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Nur Amalina adalah Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta angkatan 2016 yang memiliki...

FEATURE

Minggu, 30 Desember 2018

Ayi WP

Semangat Pedagang Kaki Lima di Usia yang Tidak Muda Lagi

foto thumbnailWAWASAN PROKLAMATOR- Mengawali menjual langsat diusia 40 tahun, hingga kini Pak Syaiful masih semangat dalam menjalani profesi nya sebagai pedagang...

Gelar Lapak Baca, KOMSI Peran Peringati Hari Pendidikan Nasional

Kamis, 02 Mei 2019 | 13:20:37 WIB Share
Gelar Lapak Baca, KOMSI Peran Peringati Hari Pendidikan Nasional

WAWASAN PROKLAMATOR,-  Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional, KOMSI (Komunitas Mahasiswa Seni) Peran Universitas Bung Hatta mengadakan Lapak Baca dan tampilan seni, berlangsung di depan Gedung B III Kampus Proklamaror II, Kamis (02/05/2019).

Lapak buku ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat, khususnya Mahasiswa Universitas Bung Hatta akan pentingnya peranan buku dalam kegiatan intelektual. Selain itu, KOMSI Peran Universitas Bung Hatta juga menampilkan seni, seperti monolog, pembacaan puisi, dan musikalisasi puisi.

Annisa, selaku Sekretariat Jenderal KOMSI Peran menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai uapaya meningkatkan meningkatkan minat baca mahasiswa sebagai salah satu pelaku pendidikan.  Kemudian untuk tampilan seninya tidak hanya mengemas seni sebagai suatu keindahan. "Mayoritas masyarakat mengenal seni hanyalah sebatas keindahan, KOMSI tetap menjaga keindahannya namun juga mengemas seni sebagai alat perjuangan. Itu yang melandasi kalo mengkritik pendidikan lewat tampilan seni," ujarnya.

Annisa mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja disuguhkan kepada Mahasiswa Universitas Bung Hatta, terlebih bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan dan ini bukan pertama kalinya bagi KOMSI memperingati Hari Pendidikan dan menjadikan Mahasiswa Universitas Bung Hatta sebagai sasaran kegiatan. "Mengaca pada tahun lalu, 2018. Waktu itu aliansi Mahasiswa Fakultas Ekonomi melakukan peringatan Hari Pendidikan dan kebetulan KOMSI ikut serta dalam kegiatan tersebut," ungkapnya.

Selanjutnya Annisa menambahkan bahwa agar kegiatan ini sampai pada sasaran Hari Pendidikan, maka KOMSI Peran menjadikan mahasiswa sebagai salah satu pelaku dalam pendidikan dalam peringatan Hari Pendidikan ini. "KOMSI Peran tidak hanya melakukkan kegiatan di dalam kampus, tapi juga berkegiatan dan ikut berelasi di luar kampus. Seperti dengan lembaga non-profit yang bergerak di bidang lingkungan," tambahnya.

Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan. Di samping itu, KOMSI Peran juga menyampaikan sebuah pesan "Pendidikan itu murni dan suci jangan sampai dipolitisasi untuk kepentingan elit duniawi".

LEO WP

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat

 

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar