Tuntutan Mahasiswa Kepada Rektor dan Yayasan

Kamis, 10 Januari 2019 | 17:11:19 WIB Share

WAWASAN PROKLAMATOR,- Tuntutan adalah suatu hal yang wajar dari segi apapun apabila telah dipenuhinya sebuah kewajiban. Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Kemahasiswaan Universitas Bung Hatta dalam menyampaikan aspirasi Masyarakat Mahasiswa kepada Rektor dan Yayasan Universitas Bung Hatta yang bertempat di Ruang Sidang Rektor Kampus Proklamator I, pada Rabu (09/01/2019).

Ketua Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa (BEMMU), Fajri Indra Pratama menyampaikan beberapa tuntutan mahasiswa berdasarkan rapat koordinasi lembaga yang diadakan pada, Senin (07/01/2019) lalu yaitu:

1. Mengenai Surat Keputusan (SK) Rektor No:5779/SK-1/KP/VII/2018 tentang "Pedoman Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan Universitas Bung Hatta" yang tidak adanya sosialisasi mengenai SK Rektor tersebut kepada Lembaga Kemahasiswaan. Selanjutnya, fungsional Rektorat tidak berjalan secara efektif dan efisien dikarenakan birokrasi untuk proses pendanaan kegiatan kemahasiswaan harus difinalisasi oleh Yayasan baik dalam bentuk proposal maupun dalam bentuk LPJ. Proses birokrasi Rektorat yang tidak sesuai dengan apa yang tercantum dalam SK Rektor tersebut. Berdasarkan apa yang telah dialami oleh Lembaga Kemahasiswaan di lingkungan kampus dalam menjalankan kegiatan selama SK ini sudah diterbitkan, maka Lembaga Kemahasiswaan di lingkungan kampus menolak mengenai SK Rektor itu.

2. Fasilitas sebagai salah satu penunjang proses akademik dan kegiatan kemahasiswaan yang ada di Universitas Bung Hatta. Sehingga ada beberapa fasilitas yang harus diperhatikan dan ditindak lanjuti untuk kelayakan dan kenyamanan proses akademik maupun kegiatan kemahasiswaan. Diantaranya yaitu, Fasilitas Ruang Publik seperti (memaksimalkan dan menstabilkan perpustakaan Gedung B III yang sampai sekarang belum ada fasilitasnya, pembangunan mesjid di Kampus II yang sampai sekarang belum terealisasi dengan baik, pembangunan auditorium, dan perbaikan CCTV di  area parkiran Kampus II yang selama ini tidak berfungsi lagi.

Kemudian, Fasilitas Penunjang Akademik seperti (Peremajaan dan perbaikan serta penganggaran dana laboratorium, perbaikan AC yang tidak berfungsi, perbaikan WIFI yang koneksinya tidak lancar, perbaikan atap yang bocor baik di Kampus I, II dan III, perbaikan proyektor yang tidak berfungsi, memaksimalkan fungsi CCTV di area parkiran Kampus II, perbaikan toilet di setiap fakultas dan Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgawa), genset yang ada di kampus tidak dipergunakan untuk proses akademik saat mati lampu, pengadaan genset di Kampus II, perbaikan GOR, gedung kesenian yang ada di Kampus II, perbaikan taman Kampus I, perbaikan Rusunawa Kampus Proklamator  II, dan perbaikan fasilitas parkir Kampus I,II, dan III.)

Lanjut, Fasilitas Lembaga Kemahasiswaan Universitas Bung Hatta seperti (Proses birokrasi pengadaan inventaris Lembaga Kemahasiswaan yang terlalu lama cairnya, birokrasi pengajuan perbaikan Sekretariat Lembaga Kemahasiswaan yang terlalu lama prosesnya, dan empat ruangan yang ada di Pusgawa tidak difungsikan sebagai mana mestinya).

3. Kejelasan uang kuliah untuk BP 16, 17, dan 18 Universitas Bung Hatta yang mana tidak adanya transparansi rincian pembayaran uang kuliah tersebut dan menggunakan sistem paket hingga wisuda.


REDAKSI

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat 

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar