BUNG HATTA MUDA

Mahasiswa Universitas Bung Hatta  Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Minggu, 23 Februari 2020

WAWASAN PROKLAMATOR,- Riri Agusti Muchtar mahasiswi dari Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) angkatan 2019...

MAHASISWA UNIVERSITAS BUNG HATTA MASUK 15 BESAR FINALIS DUTA PDAM KOTA PADANG 2019

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Masuk 15 Besar Finalis Duta PDAM Kota Padang 2019

Minggu, 29 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Leonardus Gunawan mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan...

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Senin, 23 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Yubilio Zuli mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2018 peroleh juara ke-3 dalam...

FEATURE

Jumat, 05 Juni 2020

Dila WP

Lebaran Ditengah Pandemi COVID-19

foto thumbnailWAWASAN PROKLAMATOR,- Tepat satu minggu lalu takbir menggema diseluruh penjuru negeri, seluruh umat muslim di dunia termasuk Indonesia menuju hari...

Menilik Kembali Pergerakan Mahasiawa di Masa Pandemi

Leo WP
Jumat, 28 Agustus 2020 Share
Menilik Kembali Pergerakan Mahasiawa di Masa Pandemi

WAWASAN PROKLAMATOR,- Merebaknya pandemi Covid-19  hampir di seluruh belahan dunia manapun, memaksa semua negara mengeluarkan regulasi atau kebijakan yang di nilai efektif dalam menangkal penyebaran covid-19 serta menyelamatkan kehidupan manusia yang ada di bumi ini. Pun termasuk negara Indonesia , yang memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang menjadi langkah untuk menghentikan penyebaran virus tersebut.

Tidak hanya itu PSBB pun berdampak signifikan pada kehidupan masyarakat Indonesia. Regulasi yang dikeluarkan telah memaksa semua orang untuk belajar, bekerja, dan melakukan aktifitas lainnya dari rumah masing-masing, termasuk gerak langkah mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi pun sedikit mengalami keterhambatan dikarenakan kondisi.

Pergerakan mahasiswa sudah menjadi hal yang tidak asing lagi di lingkungan perguruan tinggi manapun. Setiap gejolak isu internal bahkan juga eksternal kampus pun menjadi pembahasan rutin bagi mahasiswa. Aksi yang dilakukan mahasiswa tidak bisa di anggap remeh. Beberapa kali aksi mahasiswa mampu mengubah bahkan sampai membatalkan kebijakan kampus bahkan juga kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yang dirasa tidak memiliki nilai keadilan bagi masyarakat.

Sangat banyak pergerakan yang sudah dilakukan oleh mahasiswa dari setiap perguruan tinggi manapun, salah satu aksi pergerakan yang menorehkan catatan penting sepanjang sejarah yaitu aksi mahasiswa yang dilakukan pada tahun 1998 yang pada masa itu menuntut mundur rezim Presiden Soeharto.

Tentunya pergerakan pada masa lampau tidak bisa disamakan dengan yang ada pada saat ini, berbeda zaman berbededa pula cara pergerakan yang dilakukan, tapi dengan satu tujuan yang sama, yaitu atas nama keadilan bagi masyrakat.

Lantas bagiamana cara baru yang dilakukan mahasiswa pada masa saat ini? Di tengah masa pandemi saat ini, aksi-aksi atau gerakan tetap berjalan dan tetap di gaungkan oleh mahasiswa. Walapun terkendala dengan pembatasan masa di lapangan. Mahasiswa tidak kehabisan akal untuk melakukan gerakan demi mendaptakan keadilan kepada pemerintah.

Banyak organisatoris memanfaatkan media sosial untuk menyuarakan pendapat mereka kepada wakil rakyat. Berbagai platform media sosial sering kali ramai dengan postingan-postingan yang menyuarakan keadilan, banyak sekali aksi virtual yang dilakukan mulai dari aksi tagar #gejayanmemanggil #mendikbuddicarimahasiswa #tolakomnibuslaw dan aksi virtual lainnya.

Tentunya aksi-aksi secara virtual seperti itu memberikan dampak yang cukup besar dirasakan oleh masyarakat, hal ini media yang digunakan adalah media sosial, sehingga masyarakat mudah untuk mendapatkan informasi dan terpengaruh dengan aksi-aksi tersebut. Tidak heran juga aksi virtual dengan menggunakan tagar tersebut viral dijagat dunia maya.

Dengan demikian, mahasiswa tidak pernah mundur untuk sebuah pergerakan, walaupun kondisi pandemi saat ini, masih banyak cara lain yang dilakukan, bahkan juga dengan cara turun langsung ke jalan dengan mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, dan menjaga jarak, agar keberlangsungan aksi bisa berjalan dengan baik.

Leo WP

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar