BUNG HATTA MUDA

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui “Pasti Hebat

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui

Senin, 08 April 2019

WAWASAN PROLAMATOR,- Dede Hermawan merupakan alumni Universitas Bung Hatta angkatan 2008  dan saat ini menjadi founder dan Chief Executive...

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus  Hingga The Special of Asdos

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus Hingga The Special of Asdos

Rabu, 06 Februari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Hanya di semester lima, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tidak benar-benar bulat. Sisanya, di semester satu, dua, tiga, empat,...

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Minggu, 13 Januari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Nur Amalina adalah Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta angkatan 2016 yang memiliki...

FEATURE

Jumat, 08 November 2019

LEO WP

Pantai Padang, Gelora Alam Nan Memesona

2019-11-10 23:26:13WAWASAN PROKLAMATOR,- Sumatera Barat terkenal dengan segala pesonanya, baik dari wisata kuliner, budaya, serta alamnya nan indah tuk dikunjungi....

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui

Haye WP
Senin, 08 April 2019 Share
Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui “Pasti Hebat

WAWASAN PROLAMATOR,- Dede Hermawan merupakan alumni Universitas Bung Hatta angkatan 2008  dan saat ini menjadi founder dan Chief Executive Officer (CEO)  "Pasti Hebat". Aplikasi ini  hadirkan bimbingan belajar nonformal atau belajar privat di rumah, bertujuan  untuk memberdayakan guru dan atau yang mempunyai skill mengajar mata pelajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA),  Sekolah Luar Biasa (SLB), bimbingan skripsi, pelatihan di bidang seni,  dan lain-lainnya.

Dede Hermawan melihat pendidikan zaman sekarang tidak menjamin kesejahteraan guru. Begitu juga dengan siswa yang saat ini dituntut untuk belajar maksimal. Hal ini  membuat aplikasi  "Pasti Hebat" hadir dalam bingkai memberdayakan nasib guru atau seseorang  yang mempunyai skill di bidang tertentu dan memberikan wadah untuk anak agar tidak menghabiskan waktu di luar rumah dalam mencari ilmu.

Sosok yang hobi membaca buku tentang psikologi ini mempunyai moto hidup, yaitu "Untuk Mengejar Masa Depan Bukan Berarti Mengorbankan Masa Sekarang dan Memaksimalkan Masa Sekarang dengan Sebaik-Baiknya". Ia berharap dengan memberdayakan masa emas anak melalui "Pasti Hebat" anak-anak bisa belajar,  bercengkrama, dan dimonitori oleh keluarga di rumah tanpa harus menghabiskan waktu  anak belajar di luar rumah.

Dede juga merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra indonesia (PINDO)  Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan (FKIP ), berharap kepada mahasiswa (FKIP) minimal semester 4  dan untuk semua masyarakat mahasiswa Universitas Bung Hatta yang mempunyai kemampuan mengajar agar bisa bergabung  dengan "Pasti Hebat" dan tidak menutup kemungkinan juga siapapun itu yang merupakan alumni Universitas Bung Hatta, bisa bergabung.

Pasti hebat tidak memaksa guru mengajak, sistem belajar yang dihadirkan  bersifat kondisional antara guru dan peserta didik. Satu pertemuan disediakan waktu 1,5 jam dan melalui budget yang dikeluarkan Rp.  50.000 setiap rombongan belajar sudah bisa dilaksakan. Untuk sistem pembayarannya bersifat transparan atau pembayaran langsung ke guru yang bersangkutan.

Saat proses pembelajaran, seorang guru bisa mengajar 1-20 peserta didik dan itu semua tergantung kepada peserta didik memilih guru yang ingin mengajarnya. Dede berharap guru mendapatkan  5 kali pertemuan dalam 1 hari dan  guru mampu berpenghasilan Rp. 7.500.000/ bulannya.
 
Sosok yang mempunyai hobi membaca hampir 1000 buku di bidang pendidikan, filsafat, dan psikologi ini berharap dengan hadirnya "Pasti Hebat" menuntut guru agar berkualitas. Karena ia sadar bahwa keberhasilan peserta didik dalam belajar tergantung dari guru mengajar. Maka di "Pasti Hebat" kemampuan guru mengajar diberi penilaian oleh  peserta didik setelah pertemuan. Sistem penilaian tersebut disediakan bintang 1-5. Kategori guru mengajar dengan baik dinilai dari bintang 3 hingga 5 dan kategori buruk dari anggka 2 hingga 1.  Apabila guru mendapatkan bintang 1 guru akan diberikan sanksi 10 hari tidak boleh melakukan pertemuan. Setelah 10 hari, guru sudah bisa membuka pertemuan kembali. Apabila mendapat bintang 1 lagi maka guru diberikan sanksi lagi yaitu 10 hari tidak boleh mengajar dan seperti itu seterusnya.

Wawasanproklamator. com Jauh Lebih Dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar