BUNG HATTA MUDA

Mahasiswa Universitas Bung Hatta  Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Terpilih Menjadi Duta Genre Inspirator Putri Kota Padang 2020

Minggu, 23 Februari 2020

WAWASAN PROKLAMATOR,- Riri Agusti Muchtar mahasiswi dari Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) angkatan 2019...

MAHASISWA UNIVERSITAS BUNG HATTA MASUK 15 BESAR FINALIS DUTA PDAM KOTA PADANG 2019

Mahasiswa Universitas Bung Hatta Masuk 15 Besar Finalis Duta PDAM Kota Padang 2019

Minggu, 29 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Leonardus Gunawan mahasiswa Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan...

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Mahasiswa FEB Sabet Juara III dalam Turnamen Catur

Senin, 23 Desember 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Yubilio Zuli mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2018 peroleh juara ke-3 dalam...

FEATURE

Jumat, 05 Juni 2020

Dila WP

Lebaran Ditengah Pandemi COVID-19

foto thumbnailWAWASAN PROKLAMATOR,- Tepat satu minggu lalu takbir menggema diseluruh penjuru negeri, seluruh umat muslim di dunia termasuk Indonesia menuju hari...

Semangat Pedagang Kaki Lima di Usia yang Tidak Muda Lagi

Sari WP
Minggu, 30 Desember 2018 Share

WAWASAN PROKLAMATOR- Mengawali menjual langsat diusia 40 tahun, hingga kini Pak Syaiful masih semangat dalam menjalani profesi nya sebagai pedagang kaki lima buah langsat. Terhitung 15 tahun sudah beliau berdagang buah langsat di Singgalang Tabing Kota Padang. 

Bapak Syaiful salah satu dari pedang kaki lima yang berjualan di usia yang tidak muda lagi. Akan tetapi, beliau tetap semangat dalam berjualan. 

Sebuah cerita yang sangat memotivasi untuk generasi muda walaupun diusia yang tidak muda lagi. Pak Syaiful tetap bekerja tidak mau menyusahkan anaknya, beliau tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Pak Syaiful sangat senang bisa bekerja, karena jika hanya di rumah saja akan sangat membosankan baginya. Terlebih Pak Syaiful tidak mau merepotkan anak-anaknya.

"Saya disini sudah berjualan selama 15 tahun, dan orang sekitar sini kenal dengan saya. Penghasilan yang di dapat terkadang tidak menentu, sekitar Rp. 300.000  dalam sehari." ujar Pak Syaiful. 

Bapak Syaiful patut menjadi salah satu contoh untuk generasi muda. Walaupun sudah tidak muda namun beliau tetap bekerja dan tidak malas. Kita sebagai generasi muda seharusnya lebih bersemangat dan mencontoh semangat yang beliau miliki tersebut dan tidak bermalas-malasan.


Sarina WP

WawasanProklamator.com JauhLebihDekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar