BUNG HATTA MUDA

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui “Pasti Hebat

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui

Senin, 08 April 2019

WAWASAN PROLAMATOR,- Dede Hermawan merupakan alumni Universitas Bung Hatta angkatan 2008  dan saat ini menjadi founder dan Chief Executive...

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus  Hingga The Special of Asdos

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus Hingga The Special of Asdos

Rabu, 06 Februari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Hanya di semester lima, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tidak benar-benar bulat. Sisanya, di semester satu, dua, tiga, empat,...

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Minggu, 13 Januari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Nur Amalina adalah Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta angkatan 2016 yang memiliki...

FEATURE

Jumat, 08 November 2019

LEO WP

Pantai Padang, Gelora Alam Nan Memesona

2019-11-10 23:26:13WAWASAN PROKLAMATOR,- Sumatera Barat terkenal dengan segala pesonanya, baik dari wisata kuliner, budaya, serta alamnya nan indah tuk dikunjungi....

Semangat Pedagang Kaki Lima di Usia yang Tidak Muda Lagi

Sari WP
Minggu, 30 Desember 2018 Share

WAWASAN PROKLAMATOR- Mengawali menjual langsat diusia 40 tahun, hingga kini Pak Syaiful masih semangat dalam menjalani profesi nya sebagai pedagang kaki lima buah langsat. Terhitung 15 tahun sudah beliau berdagang buah langsat di Singgalang Tabing Kota Padang. 

Bapak Syaiful salah satu dari pedang kaki lima yang berjualan di usia yang tidak muda lagi. Akan tetapi, beliau tetap semangat dalam berjualan. 

Sebuah cerita yang sangat memotivasi untuk generasi muda walaupun diusia yang tidak muda lagi. Pak Syaiful tetap bekerja tidak mau menyusahkan anaknya, beliau tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Pak Syaiful sangat senang bisa bekerja, karena jika hanya di rumah saja akan sangat membosankan baginya. Terlebih Pak Syaiful tidak mau merepotkan anak-anaknya.

"Saya disini sudah berjualan selama 15 tahun, dan orang sekitar sini kenal dengan saya. Penghasilan yang di dapat terkadang tidak menentu, sekitar Rp. 300.000  dalam sehari." ujar Pak Syaiful. 

Bapak Syaiful patut menjadi salah satu contoh untuk generasi muda. Walaupun sudah tidak muda namun beliau tetap bekerja dan tidak malas. Kita sebagai generasi muda seharusnya lebih bersemangat dan mencontoh semangat yang beliau miliki tersebut dan tidak bermalas-malasan.


Sarina WP

WawasanProklamator.com JauhLebihDekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar