Peluang Selanjutnya

(Cawan WP: Nur Amalina)
Selasa, 10 Oktober 2017 Share

Betapa peritnya hati menanggung imipian murni

Sehingga sarat keliru jiwa dalam perjuangan

Lesu seluruh harapan bila perjuangan bermula

Dugaan bertali arus tiba bagai memberi satu petanda

Perjuangan aku akan berakhir pada nokhtah pertama

Kugagahi kudrat bersama harapan semalam

Mengisi ruang kekecewaan hati di tusuk duri liar

Sehingga aku alpa pada perjuangan

Kadangkala aku nanar  mencari kekuatan menafsir

Sinar kegemilangan lantas terpenjara aku di iklim beku

Tanpa ruang nafas-nafas kebahagiaan...

 

Betapa pedih menyusuri lurah perjalanan kali ini

Mencari titik kejayaan silam sehingga

Membunuh kewarasan jiwa sendiri

Ingatan silam kian merasuk jiwa

Mengapa aku persiakan harapan pertama

Sehingga terpenjara aku dilautan penyesalan

Tiada kesudahannya

 

Disaat kegelapan menutupi jalan kejayaan

Wajah-wajah tulus silih berganti meniup kembali

Semangat juang yang masih tersisa

Menyuluh kembali tangga ke puncak kejayaan

Semoga kali ini aku tidak tewas dalam perjuangan

Menebus kembali harapan silam...

Artikel Sastra / Puisi lainnya

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar