Dampak Deviasi Terhadap Kecerdasan Moral Remaja

Dian WP
Minggu, 27 November 2016 Share

WAWASAN PROKLAMATOR,- Masa Remaja adalah masa yang paling indah, dan penuh dengan hal-hal baru. Berawal dari rasa penasaran menjadi sebuah kebiasaan. Di masa remaja, rasa penasaran yang berlebihan ini lah yang mendorong seorang melakukan suatu tindakkan baru yang sama sekali belum Ia ketahuinya.

Remaja merupakan generasi penerus bangsa, yang diharapkan dimasa depan mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa yang lebih baik lagi. anak-anak tidak dapat tumbuh dengan sendirinya sebagai generasi yang unggul dan bermutu. Banyak berbagai faktor yang mendorong, baik faktor dari dalam maupun faktor dari luar. Dapat kita lihat banyaknya penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan remaja sebagai penerus bangsa yang kurangnya memiliki kecerdasan moral sehingga beretika tidak baik. Kecerdasan Moral pada Remaja ini sangat penting dikarenakan menjadi paradigma negara kedepannya. Remaja sebagai pemuda pemudi lah yang akan menjadikan seperti apa negara ini kedepannya. Jika pemuda pemudi itu baik maka akan baik pulalah negara ini, namun sebaliknya jika tidak maka akan hancur lah negara ini.

Sering kali kita jumpai remaja dalam media massa baik tulis maupun online banyak kasus- kasus yang melibatkan remaja dari pembunuhan, penculikkan, pelecehan seksual, merokok, bejudi dan lainnya, masalah ini terjadi karna kurangnya kecerdasan moral yang didapatkan di masa remaja. Lagi-lagi hanya memikirkan kenikmata fana tanpa memikirkan kedepannya. Memang kenikmatan fana menggiurkan semua umat manusia dimuka bumi ini, terlebih sesuatu hal yang menyenangkan diri sendiri. Jika sudah terjadi hal yang tidak diinginkan, siapa yang akan disalahkan..?

Pengaruh globalisasi di zaman modren ini mempengaruhi degradsi moral remaja masa kini, seperti yang kita ketahui bahwa globalisasi tidak dapat dihindari dan terus ada selama masih ada manusia dimuka bumi ini. Sangat disayangkan remaja di era globalisai yang kian maju ini semakin canggih alat-alat yang tersedia seperti smartphone yang kita kenal saat ini, namun remaja saat ini tidak dapat memanfaatkan smartphone yang berkembang saat ini, akibat kurangnya kecerdasan moral banyak remaja memanfaatkan smartphone yang bekembang saat sekarang ini dengan hal-hal negatif seakan dunia dalam genggaman yang sesuka hati ingin melakukkan apa tanpa melihat dampaknya. Smartphone yang kita kenal seharusnya menjadikan kita smartpeople bukan sebaliknya yang menjadikan kita stupidpeople.

Ironisnya di zaman sekarang sesutu yang baik biasannya sulit untuk diterima, demikian sebaliknya sesuatu yang buruk lagi menyesatkan biasannya sangat mudah diadopsi oleh remaja. Tidak terlepas dari hal imitasi, meniru atau moncontoh hal-hal yang buruk dari berbagai penjuru media, terlebih dimasa remaja awal dimana lebih suka meniru yang berawal dari sebuah rasa ingin tahu dan mencoba. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi beserta kebebasan untuk mendapatkan informasi tidak dapat dibendung, dan hal ini sesungguhnya merupakan sesuatu yang positif bagi kemajuan manusia dimuka bumi, seperti kita dapat mengakses banyaknya informasi ilmu pengetahuan secara luas dimanapun dan kapanpun itu. Namun, kebanyakan remaja masa kini banyak menggunkannya ke hal-hal yang berbau negatif atau apapun informasi yang bersifat tabu dan hal-hal lainnya semua terangkum dalam internet yang hanya dengan satu jari ketikkan keluar semua yang kita cari.

Lingkungan pun turut andil dalam pembentukan moral remaja, lingkungan dimana anak dibesarkan yang berperan dalam membentuk kepribadian anak selanjutnya. Remaja yang tinggal didaerah perkotaan dan diperdesaan sunggulah berbeda, fasilitas yang didapat di daerah perkotaan yang lebih mudah mengakses internet dan kehidupan glamour di kota. Seorang yang hidup dilingkungan yang baik maka akan menjadi seorang yang baik pula, begitupun sebaliknya seorang yang hidup dilingkungan yang buruk maka akan buruk pula.

Lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang pertama yang menjadikan seorang anak mau jadi apa kelak Ia dewasa, dimana pola asuh atau didik orang tua memiliki pengaruhi yang begitu besar dalam pembentukkan dan perkembangan kepribadian anak. Karna orang tua memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter anak menjadi keturunan yang baik. Dapat disimpulkan bahwa didikan orang tua sangat erat hubungannya dengan kecerdasan moral seorang anak. Terlebih pada remaja yang mengalami deviasi mothering akan berakibat buruk pada tumbuh kembang seseorang terkhusus remaja awal, akan tetapi kemampuan moral yang dimiliki remaja yang mengalami deviasi mothering masih bisa tumbuh dan berkembang menjadi baik selama masih ada figur yang  bersedia menggantikan peran ibu dalam mengajarkan hal-hal yang baik. Karena ketidak adaan figur seorang ibu secara emosional akan mengarahkan kepada kurangnya kecerdasan moral seseorang.

Sayangnya, ketahanan moral tidak mudah didapatkan bagi seorang remaja. Tidak semua keluarga atau orang tua dapat memberikan bimbingan dan penerapan nilai dan norma-norma yang baik pada keturunannya. Usia remaja merupakan usia yang renta terhadap kecerdasan moral dikarenakan remaja merupakan masa transisi dari upaya menemukan jati diri atau identitas. Oleh karena itu seorang anak remaja sangat membutuhkan figur orang tua yang membimbingnya sebagai suri tauladan.

Deviasi terhadap lingkungan pertemanan pun dapat mempengaruhi prilaku moral seseorang, maka hendaklah kita memilih teman yang memilik prilaku baik, bukan berarti kita memilih-milih teman, bertemanlah dengan siapa saja namun hendaklah kita memilih teman orang yang berakal, akhlak yang baik sehingga kepadainnya dan kebaikkannya dapat menular pada kita. Diibaratkan seperti berteman dengan penjual minyak wangi dan tukang pandai besi, jika berteman dengan penjual minyak wangi bisa saja Ia memberikan kita minyak wangi ataupun mendapatkan bau harum darinya, sedangkan pandai besi kita hanya mendapatkan percikan api dan kalau tidak hanya mendapatkan bau asap yang tidak sedap. ini hanya diibaratkan bukan berarti tidak boleh berteman dengan seorang pandai besi ya. Bertemanlah dengan siapa saja, asalkan membawa kedalam kebaikkan dan ha-hal yang benar.

DIAN WP

WawasanProklamator.comJauh Lebih Dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar