Jadi Mahasiswa Pertama Student Exchange Teknik Kimia, Ini Tanggapan Ucup!

Sabtu, 12 Desember 2015 Share
Maulana Yusup Rosadi, Mahasiswa Pertama Student Exchange Teknik Kimia-GU Jepang

Maulana Yusuf Rosadi Mahasiswa Teknik Kimia Angkatan 2012 Universitas Bung Hatta yang mengikuti Program Student Exchange di Gifu University Jepang. (foto: Dokumentasi Maulana Yusuf Rosadi)

WAWASAN PROKLAMAOR,- Gemuruh mesin berkekuatan besar menjajaki landasan pacu Bandara Internasional Minangkabau, dua sayap raksasa terbang tinggi meninggalkan tanah minang. Sebelum membawanya ke negeri sakura, burung besar bermerek Lion Air singgah di Malaysia. Kemudian, pesawat terbang Air Asia membawa Maulana Yusuf Rosadi Mahasiswa Teknik Kimia Angkatan 2012 Universitas Bung Hatta untuk mengikuti Program Student Exchange di Gifu University Jepang. (baca juga: Maulana Yusuf Rosadi, Mahasiswa Pertama Student Exchange Teknik Kimia-GU Jepang)

Ucup sapaan akrabnya, merasa senang dan bangga sama diri sendiri serta bersyukur dengan apa yang dipunya. Setelah mendengar kabar kalau ia akan Jepang, Ucup menjadi yakin dengan dirinya sendiri, kalau ia pasti bisa karena kemauan dan kemampuannya sendiri.

"Optimis, percaya sama diri sendri dan niatnya lillahitaala. Terima kasih kepada Ketua Jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta Dr. Eng Reni Desmiarti, ST. MT. yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk mewakili Teknik Kimia Universitas Bung Hatta. Insyaallah anak mu ini tidak mengecewakan siapapun dan bisa menjadi panutan untuk mahasiswa lain," sebutnya di dalam email yang dikirim ke WePe, Sabtu (12/12/2015).

Anak kedua dari dua bersaudara ini, juga mengungkapkan awalnya orang tua sedikit mengkhawatirkan keberangkatannya ke Jepang, sebab dikeluarga dia satu-satunya anak laki-laki. Setelah diyakinkan, akhirnya mereka setuju, bahagia dan memberi restu.

"Saya berdoa supaya langkah saya tidak sampai di sini saja, tapi bisa lebih suskes lagi dalam karir dan pendidikan," ujarnya.

Remaja kelahiran Jakarta 21 tahun yang lalu ini, tidak menjadikan kegiatan ini beban, walaupun menjadi mahasiswa pertama yang mengikuti Student Exchange Teknik Kimia Universitas Bung Hatta. Baginya ini adalah tantangan yang menarik dan harus dijalani dengan sunguh-sungguh serta tidak mengecewakan pihak manapun.

"Semua persiapan, alhamdulillah lancar walaupun ada tragedi yang tidak menyenangkan. Seperti yang saya bilang tadi, nikmati tantangan dalam proses dan hasil akhirnya bisa dilihat sendiri," sebut ia.

"Ini kesempatan saya untuk mengasah mental kita, bagaimana rasanya tinggal di negeri orang yang mungkin akan berbeda 180 derajat dengan Indonesia, dan bagaimana cara berinteraksi dengan orang luar, budaya dan tata krama," tambah Ucup.

Anak dari Rasidin dan Ratna Ningsih juga mengaku tidak terlalu pnitar di bidang akademik. Tapi, ia punya kemauan untuk mempelajari hal baru dan keluar dari zona aman. Ia selalu bertekad benar-benar bisa walaupun kemampuan dirinya di bawah orang lain. Nikmati saja proses, karena di dalam proses itulah banyak tantangan yang membuat seseorang berpikir dewasa dan jangan pikirkan hasil akhir. 

"Jangan pikirkan hasil akhir, nikmati setiap tantangan di dalam proses untuk menuju hasil akhir itu. Tentu diiringi dengan niat dan doa. Saya selalu berniat untuk orang tua, karena untuk mencapai keadaan seperti ini, orang tualah yang menjadi pondasi kita untuk berdiri. Jadi ketika kita menemui masalah, minta petunjuk ke Allah dan selalu ingat orang tua," paparnya bermotto hidup Enjoy Your Self in Every Process You Live.

Ucup berpesan untuk adik-adik junior selalu buka diri, selalu cari info, aware sama lingkungan kampus, percaya diri, yakin dan optimis. "Yakinlah pada diri sendiri, karena kita sering kali tidak percaya diri, belum apa-apa sudah ngedrop,” tutupnya.

(Doni WP)

WawasanProklamator.com Jauh Lebih Dekat

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar