BUNG HATTA MUDA

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui “Pasti Hebat

Dede Hermawan : Memberdayakan Guru Melalui

Senin, 08 April 2019

WAWASAN PROLAMATOR,- Dede Hermawan merupakan alumni Universitas Bung Hatta angkatan 2008  dan saat ini menjadi founder dan Chief Executive...

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus  Hingga The Special of Asdos

Arif Fadilah Ahmad, Sang Lincah Pejuang Lembaga Dakwah Kampus Hingga The Special of Asdos

Rabu, 06 Februari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Hanya di semester lima, Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tidak benar-benar bulat. Sisanya, di semester satu, dua, tiga, empat,...

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Nur Amalina, Miliki Segudang Prestasi Hingga Menjadi Tamu Rasulullah di Telaga Al-Kautsar

Minggu, 13 Januari 2019

WAWASAN PROKLAMATOR,- Nur Amalina adalah Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta angkatan 2016 yang memiliki...

FEATURE

Jumat, 08 November 2019

LEO WP

Pantai Padang, Gelora Alam Nan Memesona

2019-11-10 23:26:13WAWASAN PROKLAMATOR,- Sumatera Barat terkenal dengan segala pesonanya, baik dari wisata kuliner, budaya, serta alamnya nan indah tuk dikunjungi....

Bumi Cinta

putri pertiwi
Senin, 03 Oktober 2011 Share

Bumi Cinta cetakan pertama tahun 2010. Sebuah novel yang di lahirkan oleh Habiburrahman El Shirazy kemabali menjadi fenomenal layaknya novel-novel beliau sebelumnya. Dalam novel yang memliki 546 halaman ini diceritakan seorang pemuda yang berasal dari Indonesia yang berprofesi sebagai mahasiswa pasca sarjana dan juga seorang santri di sebuah pondok pesantren. Ayyas panggilannya. 

Muhammdad Ayyas nama panjangnya. Ayyas sebelumnya kuliah di Madinah, kemudian melanjutkan kuliah pasca nya ke Delhi, India. Ia berniat mengerjakan tugas dari pembimbingnya mengenai Kehidupan Umat Islam di Rusia pada masa pemerintahan Stallin.

Kemudian berangkatlah ia ke Rusia. Dirusia ia bertemu dengan teman lamanya yang telah bersedia mencarikan apartemen yang murah dan terjangkau serta srtategis bagi Ayyas. David namanya. Ia telah menemukan apartemen yang dimaksudkan tersebut, tapi apartemen tersebut tidak di huni oleh Ayyas sendiri, melainkan berbagi dengan beberapa penghuni lainnya. 

Awalnya, bagi Ayyas tidak merasa akan ada masalah tinggal bersama beberapa orang lainnya. Tapi sekarang masalahnya adalah penghuni tersebut adalah dua orang wanita jelita asal Rusia. Disinilah bermula rentetan masalah yang di hadapi Ayyas di negeri tersebut.

Dua orang wanita tersebut adalah Yelena dan Linor. Yelena adalah seorang pelacur kelas kakap, atheis, yang menyamar sebagai guide bagi turis-turis asing yang berkunjung ke Moskwa sedangkan Linor adalah agen rahasia Mossad yang menyamar menjadi seorang jurnalis sekaligus seniman orkerstra yang piawai bermain biola pemain . 

Apartemen yang terdiri dari tiga kamar ini membuat Ayyas sering untuk bertemu dan berinteraksi dengan dua penghuni lainnya. Ujian keimanan yang besar tengah di hadapi oleh Ayyas untuk menjadi dirinya sebagai seorang Muslim. Ia harus berjuang dengan keteguhan iman melawan kondisi Moskwa yang menjunjung freesex dan kebebasan tak bertuhan.

Sudah begitu banyak masalah yang dihadapinya. Tak berhenti disana saja, sebuah masalah lagi muncul dari dosen pembimbingnya yang tidak dapat melakukan bimbingan kepada Ayyas. Beliau mengutus asistennya Anastasia untuk menjadi pembimbing bagi Ayyas. 

Ia adalah wanita muda cantik yang menagnut agama Kristen ortodoks, dan sangat taat. Seringnya waktu bertemu dan berinteraksi antara mereka berdua, menimbulkan sedikit demi sedikit perasaan simpati yang lebih dari hati Anastasia kepada Ayyas. Perasaan yang ia pendam dan dari hari ke hari semakin menguat.

Masalah baru lagi bagi Ayyas dari teman satu apartemennya. Yelena yang sekarang tengah dilanda permasalahan dengan mucikarinya. Ayyas berhasil menyelamatkan Yelena yang ditinggal di jalanan bersalju setelah di aniaya mucikarinya. Sedangkan Linor tengah bersiap menjalankan skenario pemfitnahannya kepada Ayyas. 

Rencana busuk Linor adalah membuat alibi seolah-olah Ayyas lah pelaku bom di Hotel Metropol dengan meletakkan bahan bom dalam ransel di kamar Ayyas. Peristiwa ini menyebabkan ayyas nyaris masuk penjara karena fitnah Linor tersebut. 

Kelebihan dari novel ini adalah penulis memberikan karakter-karakter yang kuat bagi si pemeran utama. Sosok Ayyas seolah sosok pemuda yang ideal, walaupun ia tidak digambarkan sebagai seorang pemuda yang tampan dan rupawan.

Namun ia disukai banyak orang karena memiliki keteguhan hati dan keimana yang kuat pada Allah SWT. Kekurangan dari novel ini adalah ada beberapa tokoh yang tidak diceritakan samapai akhir. Sehingga tokoh tersebut seolah0olah hilang di akhir cerita. 

(Putri WP)

Artikel Sastra / Resansi lainnya

Komentar

Kirim Komentar

Nama Lengkap
Alamat/Kota
E-mail
URL Website/Blog
Komentar